Lamongan (beritajatim.com) – Massa dari Aliansi Alam Bersatu Jaya menggelar aksi demonstrasi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Gedung Pemkab Lamongan, Selasa (7/7/2026).
Massa mendesak pemerintah, khususnya Satgas MBG, agar melakukan evaluasi besar-besaran terhadap pelaksanaan MBG melalui dapur terpusat atau SPPG.
“Kami mendukung adanya program MBG, tetapi kami menolak tata kelolanya. Maka dari itu kami menuntut kepada Satgas MBG untuk evaluasi ulang terkait regulasi dan tata kelola MBG,” kata perwakilan aksi, Ahmad Zaeni.
Zaeni mengungkapkan, pihaknya menemukan berbagai praktik pelaksanaan MBG yang dinilai tidak ideal, terutama mengenai menu yang disajikan.
“Selain berkaitan dengan tata kelola, temuan di lapangan juga menunjukkan banyak SPPG yang tidak sesuai, utamanya dalam penyajian menu makanan,” tuturnya.
Sementara itu, Satgas MBG Kabupaten Lamongan, M. Nalikan, tak menampik bahwa pelaksanaan Program MBG di Lamongan memang masih dalam tahap penyempurnaan.
“Kritik yang disampaikan ini baik, tapi juga kita melihat bahwa program ini masih berjalan 1 tahun, masih permulaan dan perlu terus dilakukan evaluasi,” kata Nalikan.
Nalikan menjelaskan, selain tata kelola, poin yang menjadi prioritas dalam evaluasi adalah penyajian menu makanan kepada para penerima manfaat, yang selama ini banyak menuai kritik.
“Yang perlu dievaluasi adalah tata kelolanya. Sesungguhnya MBG itu tujuannya meningkatkan gizi anak. Apa yang disampaikan aliansi memang menjadi masukan, mulai dari penyediaan bahan, proses memasak, distribusi hingga kebersihan,” ujarnya.
Nalikan menyebut Badan Gizi Nasional (BGN) telah menerima berbagai masukan dari daerah dan telah mengambil langkah dengan menghentikan operasional sejumlah SPPG yang dinilai bermasalah.
“Saya sepakat tata kelolanya dievaluasi. Prosedurnya harus jelas sehingga ada pakem yang sama. Semua aspirasi masyarakat akan kami sampaikan ke BGN pusat,” tuturnya.
Nalikan menambahkan, saat ini terdapat sekitar 170 SPPG di Kabupaten Lamongan. Pemerintah daerah berkomitmen mengamankan pelaksanaan program nasional tersebut, sembari terus menyampaikan berbagai masukan agar kualitas layanan MBG semakin baik. “Beberapa item yang menjadi aspirasi hari ini akan kita sampaikan ke pemerintah pusat,” pungkasnya. (fak/kun)

as a preferred source on Google




