Ringkasan Berita:
- Denny Caknan akan tampil memeriahkan Pesta Rakyat soft launching SUBEC di eks Hi-Tech Mall Surabaya pada 5 Juli 2026.
- Acara digelar gratis dan terbuka dengan berbagai hiburan komunitas, UMKM, hingga pertunjukan musik di berbagai titik.
- Pemkot Surabaya mengubah Hi-Tech Mall menjadi Creative Hub SUBEC untuk ruang ekonomi kreatif dan anak muda.
Surabaya (beritajatim.com) – Musisi dangdut asal Jawa Timur, Denny Caknan, dipastikan menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran Pesta Rakyat yang akan memeriahkan soft launching wajah baru kawasan eks Hi-Tech Mall Surabaya atau Creative Hub Surabaya Expo Center (SUBEC) pada 5 Juli 2026. Kehadirannya diproyeksikan menjadi magnet besar bagi masyarakat yang ingin menyaksikan transformasi ruang publik baru di Jalan Kusuma Bangsa tersebut.
Penampilan pelantun lagu ‘Negoro Angin’ itu menjadi simbol pembuka era baru kawasan yang kini disiapkan sebagai pusat ekonomi kreatif, UMKM, komunitas, hingga ruang ekspresi generasi muda Surabaya. Pemerintah Kota Surabaya menegaskan bahwa konsep ini bukan sekadar peresmian, tetapi pengenalan ruang publik yang bisa langsung dimanfaatkan masyarakat.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut soft launching ini sebagai langkah awal agar kawasan tersebut mulai hidup dan menjadi ruang interaksi warga.
“Harapannya, tempat ini bisa menjadi ruang yang hidup, ramai dikunjungi anak muda dan komunitas, sehingga masyarakat Surabaya memiliki alternatif lokasi untuk berkegiatan sekaligus menikmati hiburan,” kata Wali Kota Eri, Kamis (2/7/2026).
Dalam gelaran Pesta Rakyat tersebut, pengunjung akan menikmati berbagai aktivitas mulai dari tenant yang sudah beroperasi siang hingga malam, pameran komunitas motor kustom, pertunjukan musik akustik di sejumlah titik, hingga berbagai hiburan lain yang dikemas secara terbuka dan gratis.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Surabaya, Herry Purwadi, menegaskan bahwa konsep acara memang dirancang inklusif dan dapat dinikmati seluruh masyarakat tanpa biaya masuk.
“Pada 5 Juli nanti konsepnya bukan konser berbayar, melainkan pesta rakyat yang terbuka dan gratis bagi seluruh masyarakat Kota Surabaya,” ujar Herry.
Ia menambahkan bahwa kawasan mulai dari Lapangan SUBEC hingga area eks Hi-Tech Mall akan dihidupkan secara masif dengan berbagai aktivitas warga, sehingga tercipta suasana baru yang lebih ramai, nyaman, dan interaktif.
“Kami ingin masyarakat datang bukan hanya untuk menyaksikan penampilan Denny Caknan, tetapi juga menikmati pengalaman baru di kawasan ini,” pungkasnya.
Transformasi kawasan Hi-Tech Mall Surabaya sendiri kini diarahkan menjadi Creative Hub SUBEC yang mengusung konsep ruang kreatif terpadu. Pemkot Surabaya menata ulang area tersebut menjadi pusat aktivitas industri kreatif, UMKM, hingga komunitas anak muda.
Lantai basement dan dasar akan lebih dulu dibuka dengan menghadirkan brand lokal Surabaya, tenant F&B, pelaku custom, serta industri kreatif. Sementara itu, gedung pertemuan seluas 3.500 meter persegi juga ditargetkan rampung pada Agustus 2026 untuk mendukung berbagai kegiatan indoor seperti pameran hingga pernikahan.
Ke depan, pengembangan akan berlanjut ke lantai tiga sebagai ruang pertunjukan pelajar dan seni anak usia dini, sementara lantai satu dan dua disiapkan untuk fasilitas e-sport, simulator balap, serta ruang kolaborasi kreatif. Konsep ini diharapkan menjadikan SUBEC bukan hanya pusat ekonomi, tetapi juga ruang tumbuh generasi muda Surabaya. [rma/suf]






