Ringkasan Berita:
- Konsultasi kredit UMKM menjadi layanan yang paling banyak diminati di stan Bank Jatim.
- Banyak pelaku usaha berkonsultasi mengenai akses pembiayaan dan pengembangan usaha.
- Bank Jatim juga mengenalkan aplikasi J-Connect dan layanan transaksi digital QRIS.
- Stan Bank Jatim melayani sekitar 30 hingga 40 pengunjung setiap malam selama festival.
Bondowoso (beritajatim.com) – Layanan konsultasi kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi layanan yang paling diminati masyarakat di stan Bank Jatim selama Festival Muharram 2026 Bondowoso. Banyak pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mencari informasi mengenai akses pembiayaan usaha hingga pengembangan bisnis.
Kepala Bank Jatim Cabang Bondowoso, Heru Widodo, mengatakan kehadiran stan Bank Jatim sejak 16 hingga 25 Juni 2026 merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat.
Selain melayani pembukaan rekening dan berbagai transaksi perbankan, Bank Jatim juga menyediakan layanan konsultasi kredit yang mendapat respons positif, khususnya dari para pelaku UMKM.
“Yang paling banyak ditanyakan adalah pembiayaan untuk usaha mikro. Kami memberikan informasi sekaligus pendampingan awal agar masyarakat memahami produk yang sesuai dengan kebutuhannya,” kata Heru, Rabu (24/6/2026) malam.
Menurut Heru, sebagian besar pengunjung berkonsultasi mengenai kebutuhan modal usaha, baik untuk mengembangkan usaha yang telah berjalan maupun memulai usaha baru.
Melalui layanan tersebut, masyarakat memperoleh penjelasan mengenai berbagai produk pembiayaan, mulai dari persyaratan, skema kredit, hingga tahapan pengajuan pinjaman.
Selain konsultasi kredit, stan Bank Jatim juga menghadirkan berbagai layanan perbankan lainnya yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat selama Festival Muharram berlangsung.
Salah satunya adalah pengenalan aplikasi J-Connect versi terbaru yang memungkinkan nasabah membuka rekening secara daring, melakukan transaksi perbankan, hingga mengakses berbagai layanan keuangan tanpa harus datang ke kantor cabang.
Bank Jatim juga memberikan edukasi mengenai penggunaan transaksi digital melalui QRIS sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan dan mendorong penggunaan transaksi non-tunai di masyarakat.
Tak hanya itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan lain seperti pendaftaran porsi haji, setor tunai tabungan, pembayaran pajak, hingga memperoleh informasi mengenai produk tabungan, deposito, dan tabungan syariah.
“Selama festival berlangsung, rata-rata sekitar 30 sampai 40 pengunjung datang ke stan Bank Jatim setiap malam. Antusiasme ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan perbankan cukup tinggi,” ujarnya.
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, Bank Jatim juga menyediakan berbagai souvenir bagi pengunjung yang membuka rekening baru selama penyelenggaraan Festival Muharram 2026.
Heru berharap kehadiran Bank Jatim dalam festival tersebut tidak hanya mempermudah masyarakat mengakses layanan perbankan, tetapi juga meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Bondowoso.
“Kami berharap akses layanan keuangan yang mudah dapat membantu masyarakat mengelola keuangan sekaligus mendukung pertumbuhan usaha dan perekonomian daerah,” pungkasnya. [awi/beq]






