Blitar (beritajatim.com) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus menancapkan perannya sebagai motor penggerak ekonomi dan pariwisata daerah.
Memanfaatkan jaringan rel yang terintegrasi, KAI Daop 7 resmi meluncurkan program wisata tematik bertajuk “Rail Tour Jawa Timur”, dengan membidik Bumi Bung Karno, Blitar, sebagai salah satu paket unggulan utamanya.
Program yang sejatinya telah diinisiasi sejak 30 Oktober 2025 lalu ini merupakan hasil sinergi strategis antara PT KAI Daop 7 Madiun bersama 12 Pemerintah Daerah di Jawa Timur—termasuk Pemerintah Kabupaten dan Kota Blitar—serta didukung penuh oleh Dinas Pariwisata dan Dinas Kominfo setempat.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa Rail Tour Jawa Timur dirancang khusus untuk memberikan pengalaman perjalanan yang unik, nyaman, dan bebas macet. Lebih dari sekadar pelesir, program ini mengusung misi pariwisata yang berkelanjutan, inklusif, dan sarat akan nilai edukasi.
“Program ini adalah bentuk kolaborasi lintas sektor yang sangat kami banggakan. Kami mengundang masyarakat, komunitas, hingga instansi pendidikan untuk merasakan pengalaman berwisata dengan cara yang berbeda, seru, sekaligus edukatif melalui open trip ini,” ujar Tohari dalam keterangan resminya, Selasa (23/6/2026).
Tohari menambahkan, kehadiran program ini diharapkan mampu memberikan warna baru bagi masyarakat dalam menikmati momen liburan, sekaligus menjadi pemantik bagi pertumbuhan UMKM di sekitar destinasi wisata.
Bagi masyarakat yang ingin merasakan sensasi liburan paket lengkap tanpa ribet, KAI Daop 7 Madiun membuka layanan Open Trip Rail Tour Blitar yang dijadwalkan berangkat pada Kamis, 16 Juli 2026.
Paket wisata edukasi keluarga ini dibanderol dengan tarif yang cukup kompetitif, mulai dari Rp385.000 per orang. Menariknya, harga tersebut sudah bersifat all-inclusive (paket komplit), meliputi:
1. Tiket Kereta Api Eksekutif/Ekonomi PP (Berangkat menggunakan KA Gajayana, pulang menggunakan KA Malabar).
2. Layanan Tour Guide (Pemandu Wisata).
Angkutan Lanjutan (Feeder dari stasiun ke lokasi wisata).
Harga Tanda Masuk (HTM) seluruh destinasi.
Untuk rute perjalanan ini, peserta akan diajak mengeksplorasi tiga destinasi ikonik Blitar yang memadukan wisata sejarah, alam, dan edukasi modern, yaitu Makam Bung Karno (MBK), indahnya Pantai Tambakrejo, dan wisata edukasi kuliner di Kampung Cokelat.
Akses keberangkatan pun dibuat sangat fleksibel demi menjangkau wisatawan dari berbagai daerah. Peserta bisa memilih titik keberangkatan (start) dari lima stasiun strategis, yakni Stasiun Madiun, Stasiun Nganjuk, Stasiun Kertosono, Stasiun Tulungagung, dan Stasiun Kediri.
Bagi masyarakat, komunitas, atau instansi yang tertarik untuk mengamankan slot perjalanan wisata ini, KAI membuka dua jalur pendaftaran praktis:
1. Melakukan Scan Barcode pendaftaran yang tertera pada materi publikasi resmi KAI Daop 7 Madiun.
2. Menghubungi langsung nomor hotline Tim Marketing Daop 7 Madiun di 0811 2021 0007.
“Dengan memilih transportasi kereta api untuk berwisata, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengalaman liburan yang aman, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung pelaku wisata lokal serta menciptakan ekosistem pariwisata yang ramah lingkungan,” pungkas Tohari. (owi/ted)






