Jember (beritajatim.com) – Pengunduran diri Andrias Warsito, direktur utama tepilih Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Pandalungan, sebelum dilantik mengejutkan Pejabat Sekretaris Daerah Achmad Imam Fauzi.
“Alasan keluarga. Soal apa, saya tidak tahu persisnya,” kata Fauzi kepada Beritajatim.com, Kamis (18/6/2026).
Fauzi menghormati keputusan Andrias. “Selaku anggota panitia seleksi direksi dua badan usaha milik daerah, saya segera melakukan konsolidasi internal untuk merumuskan langkah taktis yang harus diambil,” katanya.
Pria berkepala plontos ini memastikan seleksi ulang akan dilakukan segera. “Kami akan segera reschedulling timeline dan update informasi jadwalnya akan diumumkan lewat kanal resmi,” katanya.
Dalam surat tertanggal 9 Juni 2026 yang ditujukan kepada Bupati Fawait, Andrias menyebut pengunduran dirinya terkait urusan keluarga yang memerlukan perhatian lebih dan khusus.
Andrias berterima kasih kepada Bupati Fawait atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan. Dia juga meminta maaf jika ada kesalahan selama masa seleksi hingga proses wawancara dan pengumuman direksi terpilih.
Kepada Beritajatim.com, Andrias menegaskan, bahwa pengunduran dirinya tidak terkait motif politik atau semacamnya. “Ada masalah keluarga yang tidak bisa saya floor-kan ke publik,” katanya, Rabu (17/6/2026) malam.
Menurut Andrias, masalah keluarga itu belum muncul pada saat mendaftarkan diri sebagai peserta seleksi terbuka jabatan direktur. “Barusan saja. Momennya seminggu dua minggu ini, saat proses permintaan rekomendasi ke Mendagri,” katanya.
“Ini murni faktor keluarga, enggak ada unsur politik kok, enggak ada macam-macam. Artinya semua berjalan kondusif dan itu murni dari keinginan pribadi saya untuk mundur, karena alasan keluarga,” kata Andrias. [wir/aje]






