Situbondo (beritajatim.com) – Angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Selasa (16/6/2026), mengakibatkan atap rumah milik seorang warga rusak setelah diterjang cuaca ekstrem.
Rumah tersebut milik Meiri Rahayu Wulandari (40), warga Kampung Utara RT 001 RW 001, Desa Perante, Kecamatan Asembagus. Peristiwa terjadi sekitar pukul 13.50 WIB saat angin kencang menerjang kawasan tersebut.
Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan saat kejadian pemilik rumah sedang berada di dapur. Tiba-tiba angin kencang datang dan menghantam bagian atap rumah hingga mengalami kerusakan.
“Korban saat itu berada di dapur. Ketika angin kencang datang, atap rumah rusak sehingga korban langsung keluar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman,” kata Puriyono, Selasa sore.
Menurutnya, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, rumah permanen berukuran 8 x 6 meter itu mengalami kerusakan kategori sedang pada bagian atap, rangka kayu, serta sejumlah perabot rumah tangga.
BPBD Situbondo memperkirakan total kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp8 juta.
Mendapat laporan dari warga, petugas Pusdalops dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Situbondo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan kerusakan.
Selain BPBD, penanganan di lokasi juga melibatkan unsur Kecamatan Asembagus, Koramil, Polsek, Tagana Dinas Sosial, Satpol PP, pemerintah desa, serta warga setempat.
Puriyono menambahkan, BPBD saat ini masih melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana (Jitupasna) sebagai dasar pemberian bantuan kepada korban terdampak.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem berupa angin kencang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Situbondo.
“Masyarakat kami minta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba. Jika terjadi kondisi yang membahayakan, segera mencari tempat aman dan melapor kepada petugas terkait,” pungkasnya. (awi/ted)






