Ringkasan Berita:
- Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu dipadati pendaki selama libur 1 Muharram 1448 Hijriah.
- Perhutani mencatat total 1.537 pendaki memasuki jalur Cemoro Sewu pada 12–16 Juni 2026.
- Puncak kunjungan terjadi pada Senin (15/6/2026) dengan 418 pendaki.
- BPBD Magetan menyiagakan personel untuk membantu pengamanan dan pemantauan di jalur pendakian.
Magetan (beritajatim,com) – Jalur pendakian Gunung Lawu melalui Cemoro Sewu, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dipadati wisatawan selama momentum libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Lonjakan jumlah pendaki mulai terlihat sejak akhir pekan dan mencapai puncaknya pada Senin (15/6/2026).
Data Perhutani menunjukkan aktivitas pendakian meningkat signifikan dibanding hari-hari sebelumnya. Asisten Perhutani BKPH Lawu Selatan DS, Mulyadi, mengatakan peningkatan jumlah pendaki mulai terjadi pada Sabtu (13/6/2026).
Pada hari tersebut tercatat sebanyak 395 orang memasuki jalur pendakian Gunung Lawu melalui Cemoro Sewu.
Jumlah itu hampir sama dengan Minggu (14/6/2026) yang mencapai 394 pendaki. Sementara puncak kunjungan terjadi pada Senin (15/6/2026) dengan total 418 pendaki.
Sebelumnya, pada Jumat (12/6/2026), jumlah pendaki masih relatif rendah, yakni 95 orang.
Hingga Selasa (16/6/2026), Perhutani kembali mencatat sebanyak 235 pendaki telah memasuki jalur Cemoro Sewu. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses pendataan masih berlangsung.
“Momentum libur 1 Muharram memang selalu menjadi salah satu periode dengan peningkatan aktivitas pendakian di Gunung Lawu. Banyak pendaki yang memanfaatkan momen tersebut untuk berwisata alam maupun menjalankan tradisi spiritual di kawasan puncak Lawu,” kata Mulyadi.
Berdasarkan rekapitulasi Perhutani, total pendaki yang melalui jalur Cemoro Sewu selama periode 12 hingga 16 Juni 2026 mencapai 1.537 orang.
Lonjakan jumlah pendaki tersebut sejalan dengan tradisi tahunan menjelang malam 1 Suro. Selain menjadi destinasi wisata alam, Gunung Lawu juga dikenal sebagai salah satu lokasi yang banyak dikunjungi masyarakat untuk menjalankan kegiatan spiritual saat pergantian Tahun Baru Islam.
Mengantisipasi meningkatnya aktivitas pendakian, Perhutani bersama petugas gabungan melakukan pengamanan serta pemantauan di kawasan jalur pendakian.
Para pendaki juga diimbau untuk mematuhi seluruh aturan pendakian, menjaga kebersihan kawasan hutan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu di kawasan Gunung Lawu.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Magetan Eka Radityo mengatakan pihaknya menyiagakan personel di Pos Cemoro Sewu selama periode libur 1 Muharram.
Penjagaan dilakukan mulai 14 hingga 18 Juni 2026 atas permintaan Perhutani guna membantu pengawasan dan memastikan aktivitas pendakian berlangsung aman.
“Jadi berdasarkan permintaan dari Perhutani, mulai tanggal 14 Juni 2026 sampai 18 Juni 2026 kami melakukan penjagaan dan monitor di Cemoro Sewu. Dua orang setiap hari selama momen 1 Suro ini,” terang Eka.
Dengan meningkatnya jumlah pendaki, petugas berharap seluruh pengunjung dapat mengutamakan keselamatan, menjaga kelestarian lingkungan Gunung Lawu, serta mengikuti arahan petugas selama berada di jalur pendakian. [fiq/beq]






