Ringkasan Berita:
- Kapten PS Mojokerto Putra, Vikrian Akbar, meminta maaf kepada suporter usai tim gagal lolos ke babak 32 besar Liga 4 Nasional.
- Permintaan maaf disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
- Unggahan tersebut mendapat respons positif dari suporter yang tetap memberikan dukungan.
- PSMP dipastikan tersingkir setelah kalah 1-2 dari Celebest FC pada laga terakhir Grup K.
Mojokerto (beritajatim.com) – Kegagalan PS Mojokerto Putra (PSMP) melangkah ke babak 32 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2025/2026 menyisakan kekecewaan bagi para pemain dan pendukung Laskar Majapahit. Di tengah hasil yang belum sesuai harapan tersebut, kapten tim PSMP, Vikrian Akbar, menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh suporter.
Permintaan maaf tersebut disampaikan melalui unggahan di akun media sosial (medsos) pribadinya, @vikrianakbarr. Dalam unggahan itu, pemain bernomor punggung 8 tersebut mengungkapkan refleksi atas perjuangan tim selama kompetisi berlangsung.
Ia menilai setiap rencana dan usaha yang telah dilakukan tidak selalu berakhir sesuai harapan karena adanya berbagai faktor yang tidak dapat dikendalikan. Unggahan tersebut dibagikan pada Selasa (9/6/2026) dan telah mendapat 57 komentar serta tiga kali dibagikan ulang.
“Dan ya, begitulah cara semesta bekerja. Mungkin, kita sudah sepantasnya berencana, dan mungkin juga sekerasnya berupaya. Tapi, hal yang kita kira sangat sederhana, bisa sangat mudah dipatahkan oleh rumitnya semesta,” tulisnya.
Pemain yang mengenakan ban kapten itu juga menegaskan bahwa kegagalan bukan alasan untuk berhenti berjuang. Menurutnya, setiap proses yang dijalani merupakan bagian dari pembelajaran untuk menjadi lebih baik di masa mendatang.
“Semesta bukanlah sosok antagonis segalanya, ia hanya ingin melihat bagaimana kita tak berhenti mencoba dan tak hilang arah,” lanjutnya.
Pada bagian akhir unggahan, Vikrian menyampaikan permohonan maaf sekaligus ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto selama kompetisi berlangsung.
“Mohon maaf dan terima kasih semuanya, bukan cara perpisahan yang indah tapi inilah akhirnya,” tulisnya.
Unggahan tersebut mendapat respons dari para suporter yang tetap memberikan dukungan kepada tim. Meski gagal melangkah ke fase berikutnya, banyak pendukung mengapresiasi perjuangan para pemain yang telah berjuang membawa nama PSMP di putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026.
“Top capt, samean idolaku,” tulis akun @panggilsaja.rizki.
“Sumpah palapa namamu abadi Lagend,” tulis akun @vidakaresta_seroja.
PSMP dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar setelah kalah dramatis 1-2 dari Celebest FC pada laga terakhir Grup K di Stadion Sriwedari, Kota Surakarta, Sabtu (6/6/2026). Kegagalan menembus babak 32 besar menjadi bahan evaluasi bagi manajemen dan tim pelatih untuk mempersiapkan skuad yang lebih kompetitif pada musim berikutnya. [tin/beq]






