Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 4.216 orang dari 30.287 orang peserta Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dinyatakan lulus masuk Universitas Jember Tahun Akademik 2026, di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Dari 30.287 orang peserta itu, 10.238 orang di antaranya menjadikan Unej sebagai pilihan pertama, 12.618 orang menjadikannya sebagai pilihan kedua, 3.669 peserta menjadikannya sebagai pilihan ketiga, dan 3.762 peserta sisanya menjadikan Unej sebagai pilihan keempat.
Program Studi Pendidikan Dokter Gigi masih paling banyak diminati. Sebanyak 1.700 orang peminat berebut 76 kuota mahasiswa di sana. Diikuti Program Studi Pendidikan Dokter dengan 1.511 peminat dengan kuota 76 mahasiswa.
Program Studi Kesehatan Masyarakat yang menerima 100 mahasiswa baru, diminati 1.071 orang. Disusul Program Studi Ilmu Hukum dengan 1.031 peminat yang memperebutkan kuota 184 mahasiswa baru.
Program Studi Keperawatan yang diminati 1.020 orang, namun hanya punya kuota 75 mahasiswa baru. Terakhir, Program Studi Farmasi diminati 1.006 peserta dan hanya 76 mahasiswa baru yang diterima.
Program Studi Manajemen diminati 949 orang dan menerima 114 mahasiswa baru. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar menerima 68 mahasiswa baru dengan peminat 689 orang.
Program Studi Akuntansi diminati 671 orang dengan kuota 78 mahasiswa baru. Sementara Program Studi Adminsitrasi Bisnis diminati 635 orang dengan kuota 66 mahasiswa baru.
Wakil Rektor I Unej Slain mengatakan, masih ada jalur mandiri untuk masuk Unej yang disebut Seleksi Mandiri Mahasiswa Baru atau Semmaba. Ada empat jalur yang dibuka, mulai dari jalur Prestasi bagi siswa lulusan tahun 2026 yang mengikuti SNBP namun tidak lolos.
Jalur Tes yang menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai alat seleksi, jalur nilai rapor hingga jalur nilai UTBK SNBT 2026. “Silahkan memilih jalur yang sesuai dengan minat bakat dan peluang yang Anda miliki,” kata Slamin. [wir/ted]






