Lamongan (beritajatim.com) – Persatuan Olahraga Biliar Indonesia (POBSI) Lamongan mematangkan persiapan sebagai tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Biliar Jawa Timur yang tinggal tiga pekan lagi.
Ajang bergengsi tersebut rencananya bergulir pada 23-27 Juni 2026. Salah satu fokus POBSI Lamongan dalam masa persiapan adalah kesiapan venue.
Ketua POBSI Lamongan, Kartika Asianto Undoyoko, mengatakan venue Kejurprov yang awalnya ditempatkan di MHS Pool & Cafe, Tlogosadang, Kecamatan Paciran, kini dipindahkan ke lokasi yang lebih dekat dengan pusat kota. “Tepatnya di 805 Biliar, Jalan Mastrip 102 Lamongan,” kata pria yang akrab disapa Dodon, Kamis (4/6/2026).
Menurut Dodon, pemindahan venue dilakukan setelah mempertimbangkan aspek efisiensi, aksesibilitas, serta kenyamanan bagi peserta dan ofisial.
“Harapannya, agar seluruh rangkaian kegiatan selama Kejurprov dapat berlangsung lebih optimal. Pihak Pengprov (Pengurus Provinsi) juga menilai 805 Biliar sudah layak, sehingga venue diputuskan untuk dipindahkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dodon mengatakan Kejurprov Biliar ini menjadi momentum bagi Lamongan untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah penyelenggara ajang olahraga tingkat Jawa Timur yang mampu melaksanakannya dengan sukses.
Tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet biliar yang dapat bersaing di level yang lebih tinggi.
“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Kejurprov X Biliar Jawa Timur 2026 akan berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga biliar di daerah, khususnya di Lamongan,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik 805 Biliar, Fero Hermawan, mengaku siap mendukung penyelenggaraan pertandingan Kejurprov X Biliar Jawa Timur 2026.
“Pada prinsipnya kami siap mendukung penuh penyelenggaraan Kejurprov. Tentu kami berharap koordinasi dan komunikasi dengan panitia terus berjalan baik. Karena yang kita harapkan bersama, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar dan sukses,” ucapnya. (fak/kun)






