Surabaya (beritajatim.com) – Salah satu pertandingan paling bergengsi pada fase grup Piala Dunia FIFA 2026 akan tersaji saat Tim Nasional Sepak Bola Brasil menghadapi Maroko dalam laga pembuka Grup C di New York New Jersey Stadium, Minggu (14/6/2026) pukul 05.00 WIB.
Pertandingan ini mendapat perhatian besar karena mempertemukan dua tim yang sama-sama datang dengan ambisi tinggi. Brasil berstatus pemilik lima gelar juara dunia, sementara Maroko merupakan semifinalis Piala Dunia 2022 yang sukses mengubah peta kekuatan sepak bola Afrika dan dunia.
Banyak pengamat bahkan menyebut laga ini sebagai salah satu “final kepagian” pada fase grup karena kualitas kedua tim yang sama-sama layak bersaing hingga babak akhir turnamen.
Situasi Grup C
Grup C dihuni oleh Brasil, Maroko, Skotlandia, dan Haiti. Secara umum, Brasil dan Maroko dianggap sebagai dua kandidat terkuat untuk lolos langsung ke babak 32 besar. Namun hasil pertandingan perdana ini berpotensi menentukan siapa yang akan keluar sebagai juara grup.
Dalam format baru Piala Dunia 2026, dua tim teratas grup lolos otomatis ke fase gugur, sementara sebagian tim peringkat ketiga terbaik juga masih memiliki peluang melaju.
Brasil Datang dengan Misi Mengakhiri Puasa Gelar
Brasil memasuki turnamen dengan beban sejarah yang besar. Selecao masih menjadi negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan lima gelar juara, tetapi belum mampu mengangkat trofi sejak edisi 2002. Hingga kini, puasa gelar selama 24 tahun menjadi yang terpanjang sejak mereka pertama kali menjadi juara dunia pada 1958.
Di bawah arahan pelatih anyar, Carlo Ancelotti, Brasil membawa kombinasi pemain berpengalaman dan generasi baru yang sangat menjanjikan.
Statistik Brasil Menjelang Piala Dunia 2026
- Juara dunia 5 kali (1958, 1962, 1970, 1994, 2002).
- Tampil pada seluruh edisi Piala Dunia (23 kali).
- Rekor Piala Dunia: 76 kemenangan, 19 seri, 19 kekalahan.
- Mencetak 237 gol dalam sejarah Piala Dunia.
- Lolos melalui kualifikasi CONMEBOL.
Di lini depan, Brasil mengandalkan kombinasi Vinícius Júnior, Rodrygo, Endrick, serta kembalinya Neymar yang masuk skuad resmi Piala Dunia 2026.
Maroko Bukan Lagi Tim Kuda Hitam
Jika pada Piala Dunia 2022 Maroko dianggap sebagai kejutan, kini status itu sudah berubah.
Atlas Lions datang ke Amerika Utara sebagai salah satu tim paling disegani di dunia setelah menjadi negara Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia. Mereka juga lolos ke Piala Dunia 2026 dengan dominan setelah memuncaki Grup E kualifikasi Afrika dan menjadi tim Afrika pertama yang memastikan tiket ke putaran final.
Statistik Maroko Menjelang Piala Dunia 2026
- Semifinalis Piala Dunia 2022.
- Tujuh kali tampil di Piala Dunia.
- Tiga kali lolos beruntun ke putaran final.
- Menjadi negara Afrika pertama yang memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
- Rekor Piala Dunia: 5 menang, 11 seri, 7 kalah.
Pelatih Mohamed Ouahbi masih mengandalkan sejumlah pemain kunci seperti Achraf Hakimi, Sofyan Amrabat, Nayef Aguerd, dan penjaga gawang Yassine Bounou yang tampil luar biasa pada edisi sebelumnya.
Duel Kunci
Vinicius Junior vs Achraf Hakimi
Pertarungan paling menarik diperkirakan terjadi di sektor sayap. Vinicius merupakan motor utama serangan Brasil, sedangkan Hakimi dikenal sebagai salah satu bek kanan terbaik dunia. Duel keduanya berpotensi menjadi penentu jalannya pertandingan.
Neymar vs Sofyan Amrabat
Meski tak lagi muda, Neymar tetap menjadi sumber kreativitas Brasil. Sementara Amrabat merupakan gelandang pekerja keras yang terkenal mampu memutus aliran serangan lawan.
Endrick vs Aguerd
Penyerang muda Brasil akan menghadapi salah satu bek paling berpengalaman yang dimiliki Maroko.
Rekor Pertemuan
Pertandingan ini juga memiliki aroma balas dendam tersendiri bagi Brasil.
Dalam laga persahabatan yang berlangsung pada 2023, Maroko sukses mengalahkan Brasil dengan skor 2-1 di Tangier. Kemenangan tersebut menjadi salah satu hasil paling bersejarah dalam sepak bola Maroko dan menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan negara elite dunia.
Meski demikian, laga Piala Dunia memiliki tekanan dan atmosfer yang jauh berbeda dibanding pertandingan persahabatan.
Analisis Taktik
Brasil diperkirakan bermain dominan dengan penguasaan bola tinggi. Ancelotti kemungkinan menerapkan formasi menyerang yang memaksimalkan kecepatan Vinicius dan Rodrygo dari kedua sisi lapangan.
Sebaliknya, Maroko kemungkinan mengulang pendekatan sukses mereka pada Piala Dunia 2022, yakni pertahanan yang sangat disiplin dan serangan balik cepat melalui Hakimi dan para pemain sayap mereka. Strategi tersebut pernah membuat Spanyol, Portugal, dan Belgia kesulitan.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Brasil memiliki kualitas individu yang lebih unggul hampir di semua lini. Namun Maroko terbukti mampu menutup celah kualitas melalui organisasi permainan yang rapi dan disiplin.
Laga diperkirakan berlangsung ketat dengan tempo tinggi. Brasil mungkin lebih dominan dalam penguasaan bola, sedangkan Maroko berbahaya melalui transisi cepat.
Prediksi Skor
Brasil 2-1 Maroko
Jika Brasil menang, jalan menuju status juara Grup C akan terbuka lebar. Namun apabila Maroko mampu mencuri poin atau bahkan meraih kemenangan, mereka berpotensi kembali menjadi salah satu cerita terbesar di Piala Dunia 2026. [kun]






