Ringkasan Berita:
- Warga Perumahan Tanjungsari Regency menyembelih 16 ekor kambing kurban pada Iduladha 1447 H.
- Daging kurban tidak hanya dibagikan kepada penghuni perumahan, tetapi juga warga kampung sekitar.
- Tradisi berbagi lintas lingkungan tersebut rutin dilakukan setiap tahun.
- Kegiatan berlangsung dengan semangat gotong royong dan kebersamaan warga.
Blitar (beritajatim.com) – Semarak Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah terasa hangat di Perumahan Tanjungsari Regency, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.
Melalui semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, warga perumahan bergotong royong melaksanakan penyembelihan hewan kurban untuk dibagikan kepada masyarakat yang lebih luas.
Pada Iduladha tahun ini, warga berhasil menghimpun sebanyak 16 ekor kambing kurban yang kemudian disembelih dan didistribusikan kepada penerima manfaat.
Menariknya, pembagian daging kurban tidak hanya diperuntukkan bagi penghuni perumahan, tetapi juga menjangkau warga perkampungan di sekitar lingkungan Tanjungsari Regency.
Ketua RT Perumahan Tanjungsari Regency, Wisnu Yuliarto, mengatakan tradisi berbagi daging kurban kepada masyarakat sekitar telah menjadi agenda rutin yang terus dijaga setiap tahun.
“Alhamdulillah, untuk tahun ini jumlah yang disembelih cukup banyak. Dengan begitu, jangkauan pembagiannya bisa lebih luas, sehingga semakin banyak lagi warga sekitar yang ikut berbahagia merasakan berkah daging kurban ini,” ujar Wisnu, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, semakin banyak hewan kurban yang terkumpul, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan masyarakat, terutama warga yang berada di sekitar kawasan perumahan.
Semangat kebersamaan warga tersebut juga mendapat apresiasi dari Ketua Takmir Masjid Miftahul Huda, Hasyim Ashari.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh mudhohi atau pekurban yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi dengan sesama melalui ibadah kurban.
Selain itu, Hasyim mengingatkan bahwa ibadah kurban memiliki makna spiritual yang mendalam sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
“Menyembelih hewan kurban tidak hanya sebagai perayaan tahunan, ini adalah wujud ketaatan mutlak kita kepada Allah SWT. Kita meneladani kisah Nabi Ibrahim AS yang dengan ikhlas merelakan putra kesayangannya, Nabi Ismail AS, sebagai bentuk ketaatan, yang pada akhirnya diganti oleh Allah dengan hewan sembelihan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Iduladha menjadi momentum penting untuk memperkuat rasa empati, solidaritas, dan semangat berbagi kepada sesama.
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana gotong royong tampak begitu kental. Warga dan panitia kurban saling bekerja sama mulai dari proses penyembelihan, pencacahan, penimbangan hingga pendistribusian daging kurban kepada masyarakat.
Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut menjadi potret nyata harmonisasi sosial sekaligus mempererat hubungan antarwarga di lingkungan Perumahan Tanjungsari Regency dan masyarakat sekitar. [owi/beq]






