Probolinggo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Probolinggo mulai bergerak serius membangkitkan kembali sektor pariwisata. Pantai Bentar yang selama ini dinilai belum tergarap maksimal kini masuk bidikan pengembangan besar-besaran melalui kerja sama dengan investor.
Komitmen itu mengemuka saat Bupati Probolinggo Mohammad Haris atau Gus Haris menerima audiensi The Lawu Grup di ruang kerjanya, Selasa (19/5/2026). Pertemuan yang juga dihadiri Kepala Disporapar Kabupaten Probolinggo Heri Mulyadi tersebut membahas langkah konkret penguatan pariwisata dan ekonomi kreatif.
Dalam pertemuan itu, The Lawu Grup menawarkan konsep revitalisasi Pantai Bentar dengan menghadirkan berbagai wahana dan fasilitas baru. Mulai dari wisata olahraga air, area camping, kamar wisata, hingga pembangunan kampung seafood yang diproyeksikan menjadi ikon kuliner pesisir Probolinggo.
Presiden Direktur The Lawu Park, Parmin Sastro Wijono, menegaskan kampung seafood nantinya bukan sekadar pusat kuliner, melainkan ruang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, khususnya pedagang ikan asap di kawasan Pantai Bentar.
“Kampung seafood ini nantinya untuk mengakumulasi pedagang-pedagang ikan asap yang ada di sekitar kawasan Pantai Bentar sehingga bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Rabu (20/5/2026) siang melalui pesan singkat.
Tak berhenti di revitalisasi kawasan wisata, The Lawu Grup juga mulai menyiapkan Festival Tujuh Pantai yang direncanakan digelar pada November 2026. Festival tersebut ditargetkan menjadi event berskala nasional guna mendongkrak arus wisatawan dan memperkuat perputaran ekonomi daerah.
“Kami sudah menyampaikan konsep besarnya. Masih ada waktu sekitar tujuh bulan untuk menyiapkan Festival Tujuh Pantai agar benar-benar menjadi event nasional yang berdampak terhadap ekonomi masyarakat,” tambah Parmin.
Sementara itu, Gus Haris menegaskan Pemkab Probolinggo membuka pintu bagi investor maupun pihak swasta yang ingin membangun daerah, selama memberikan dampak nyata bagi masyarakat. “Pemerintah Kabupaten Probolinggo terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah,” tegasnya. (rap/kun)






