Surabaya (beritajatim.com) – Universitas Negeri Surabaya menampilkan karya fashion bertema zero waste dalam ajang Surabaya Sport Fashion Festival 2026.
Konsep tersebut menjadi sorotan karena mengedepankan pemanfaatan kain tanpa menyisakan limbah produksi sekaligus memadukan unsur wastra Nusantara dengan sentuhan modern.
Koordinator D4 Tata Busana Unesa, Irma Rusanti menjelaskan, metode zero waste fashion yang diterapkan berbeda dengan teknik konvensional dalam pembuatan pakaian.
Biasanya, proses produksi dimulai dari pembuatan pola sebelum kain dipotong. Namun pada konsep ini, desain busana disesuaikan langsung dengan bentuk kain yang tersedia.
“Jadi kita tentukan dulu desainnya, kemudian dari desain itu kita buat produk bajunya mengikuti kain,” ujar Irma, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, pendekatan tersebut memungkinkan seluruh material digunakan secara maksimal sehingga tidak ada sisa kain yang terbuang selama proses produksi.
Tak hanya mengusung konsep ramah lingkungan, koleksi busana mahasiswa Unesa juga menghadirkan perpaduan unik antara wastra Nusantara dan kain bermotif kartun. Kombinasi itu menciptakan tampilan sport fashion yang lebih segar dan modern tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.
“Karena temanya wastra, jadi kami juga mengkombinasikan wastra dengan kain kartun kombinasi,” katanya.
Dalam festival tersebut, Unesa menampilkan enam outfit berbentuk setelan. Setiap koleksi diawali dengan penyusunan mood board sebagai dasar pengembangan konsep sebelum masuk ke tahap desain dan produksi.
Meski tampil dalam ajang sport fashion, karya yang dipamerkan lebih mengarah pada konsep Ready to Wear. Unsur wastra tetap dipertahankan sebagai identitas utama dalam setiap desain yang ditampilkan mahasiswa.
Sementara itu, Surabaya Sport Fashion Festival 2026 yang diinisiasi Vante Management tidak hanya menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM binaan Kota Surabaya. Event ini juga diarahkan sebagai ruang pengembangan produk wastra menuju inovasi baru di lini sport fashion.
Mengusung tema “Active, Stylish, Inspiring”, festival tersebut menjadi perayaan gaya hidup aktif yang memadukan olahraga, fashion, dan hiburan dalam satu rangkaian acara kreatif dan penuh energi. (way/ted)






