Ringkasan Berita:
- DPC PDI Perjuangan Bondowoso melantik pengurus PAC dengan minimal 50% kader muda Gen-Z dan 30% kuota perempuan untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan.
- Partai menargetkan minimal delapan kursi DPRD Bondowoso dan menyiapkan kader terbaik untuk posisi wakil bupati, menggabungkan pengalaman senior dan energi kader muda.
- Pengurus PAC diminta aktif bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat di 219 desa dan kelurahan untuk memperkuat kerja politik partai menjelang Pileg dan Pilkada 2029.
Bondowoso (beritajatim.com) – DPC PDI Perjuangan Bondowoso mulai mempersiapkan kekuatan politik menuju Pemilu Legislatif dan Pilkada 2029. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberi ruang besar bagi kader muda dalam struktur kepengurusan partai hingga tingkat kecamatan.
Hal itu ditegaskan dalam pelantikan pengurus PAC se-Bondowoso di Hotel Ijen View, Sabtu (16/5/2026) sore.
Perwakilan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Agus Yudha Wicaksono, mengatakan partainya menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029 mendatang.
“Yang saya sampaikan bahwa kita punya cita-cita bersama bagaimana DPC Bondowoso ini meraih minimal delapan kursi. Kalau bisa harus menjadi pemenang di Bondowoso pada Pileg 2029 nanti,” ujarnya usai acara.
Tak hanya fokus pada legislatif, PDIP juga mulai menyiapkan kader untuk masuk ke ranah eksekutif pada Pilkada mendatang. “Yang kedua, kader terbaik di Bondowoso harus menjadi wakil bupati. Ini harus masuk di eksekutif,” katanya.
Menurut Agus, target tersebut harus dibangun melalui konsolidasi partai yang kuat dengan menggabungkan pengalaman kader senior dan energi kader muda progresif.
Ia menegaskan seluruh pengurus baru harus menjalankan tugas kepartaian dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan semangat gotong royong. “Kerja berat ini harus dilaksanakan secara kolektif agar seluruh tantangan politik yang dihadapi bisa dijawab dengan hasil sesuai target,” tegasnya.
Agus juga meminta pengurus PAC yang baru dilantik segera bergerak melakukan silaturahmi dengan tokoh masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan. Menurutnya, kader di 219 desa dan kelurahan yang tersebar di 23 kecamatan harus benar-benar aktif menjalankan kerja politik partai di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Bondowoso, Sinung Sudrajad, mengatakan komposisi pengurus PAC kali ini memang dirancang untuk memberi ruang besar bagi generasi muda. “Struktur kepengurusan PAC kami minimal 50 persen keterwakilan Gen-Z usia 35 tahun ke bawah dan 30 persen kuota perempuan karena itu wajib,” ujarnya.
Ia menyebut perpaduan kader senior dan kader muda menjadi modal penting untuk mendongkrak suara partai di Bondowoso. “Ini merupakan kolaborasi yang indah antara senior partai dan kader-kader muda bagaimana kita meramu sedemikian rupa sehingga bisa meraih suara semaksimal mungkin di Kabupaten Bondowoso,” katanya.
Sinung optimistis target 8 kursi DPRD realistis dicapai. Target kursi itu naik 60 persen dari 5 kursi yang diraih saat ini. Menurutnya, PDIP Bondowoso hanya perlu mengulang capaian yang pernah diraih sebelumnya. “Sangat realistis karena kita pernah mengalami (meraih 8 kursi), tinggal mengulang sejarah,” ujarnya.
Saat ditanya soal peluang dirinya maju sebagai calon wakil bupati pada Pilkada mendatang, Sinung memilih menjawab diplomatis sambil tersenyum. “Taat perintah partai,” ucapnya singkat. [awi/suf]






