Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini di tiga kecamatan, yakni Tanggul, Jombang, dan Mayang. Ini melengkapi MPP yang berada di Kecamatan Kaliwates di pusat kota Jember.
MPP Mini ini diresmikan di Tanggul, 4 Mei 2026. Bupati Muhammad Fawait mengatakan, pembangunan MPP Mini di tiga kecamatan itu mempermudah warga di desa-desa yang jauh dari pusat kota untuk mengurus administrasi perizinan. “Mereka juga bayar pajak yang sama, yang memenuhi kewajiban sebagai warga Jember,” katanya.
“Kita harus mewujudkan rasa keadilan kepada seluruh warga Jember. Makanya kenapa kami di tahun pertama bersama Ketua DPRD Jember, berkolaborasi untuk bertekad memperbaiki pelayanan publik, dimulai dari pelayanan administrasi kependudukan,” kata Gus Fawait, sapaan akrabnya.
Layanan Pengadilan Negeri Jember juga terintegrasi dalam MPP. “Ini bentuk kolaborasi kolektif dari Pengadilan Negeri Jember dengan Pemkab Jember,” kata Fawait.
Tak hanya itu, Gus Fawait juga ingin warga Jember memiliki hak yang sama dalam mengurus perizinan dan membayar pajak. “Tidak adil jika orang dari ujung barat, selatan, utara, timur, harus terpusat di satu titik yang sangat jauh. Maka terwujudlah MPP ini,” katanya.
Selain MPP, Gus Fawaitn juga akan memperbaiki sejumlah alun-alun kecamatan, agar warga tak perlu jauh-jauh ke pusar kota untuk menikmati alun-alun Jember Nusantara. “Ini soal keadilan. Kami akan berikhtiar memberikan perbaikan-perbaikan pelayanan publik, dan keadilan pelayanan publik,” katanya.
Kebijakan Bupati Fawait ini diapresiasi Wakil Ketua DPRD Jember Widarto. “Itulah yang kami maksud dengan mendekatkan layanan publik ke masyarakat. Demgan pendirian MPP mini begitu, maka layanan publik bersifat terus-menerus, konsisten, ada keberlanjutannya,” katanya, Jumat (8/5/2026).
Widarto berharap MPP Mini juga didirikan di kecamatan-kecamatan lainnya, karena bisa melayani kebutuhan pengurusan perizinan dan administrasi lainnya sewaktu-waktu. “Layanan publik memang harus ada asas kepastian,” kata Widarto. [wir/beq]






