Banyuwangi (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Situbondo-Banyuwangi, tepatnya depan Banyuwangi Cannery Indonesia, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Jumat (8/5/2026).
Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi sepeda motor berinisial AA (27), warga Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi meninggal dunia.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfiyan mengungkapkan, kecelakaan bermula saat bus Sinar Jaya bernopol B-7855-TGD melaju dari arah Situbondo menuju Banyuwangi. Bus tersebut dikemudikan MSA (33), warga Desa Sudungdewo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo.
Saat kejadian bus tersebut membawa seorang pengemudi cadangan dan 20 orang penumpang. Saat mendekati lokasi kecelakaan, bus hendak mendahului sebuah kendaraan di depannya. “Sehingga bus mengambil haluan ke kanan,” katanya.
Di saat bersamaan, AA yang mengemudikan sepeda motor bermerek Honda Scoopy bernopol P-6887-QBV tengah melaju dari arah berlawanan. “Karena jarak yang terlalu dekat pengemudi sepeda motor tidak bisa menghindar,” sambung dia.
Akibatnya, tabrakan tak bisa terhindarkan. Bus menyerempet sepeda motor hingga pengemudi sepeda motor terjatuh. Korban mengalami luka parah.
Pepri mengatakan, pengemudi sepeda motor mengalami luka di kepala sebelah kanan dan robek pipi kanan. Telinga kanan mengeluarkan darah. Selain itu, lututnya juga robek dan terluka.
Sementara sopir bus dan para penumpangnya tak mengalami luka dan selamat. Dari kejadian tersebut diketahui kerugian material dari kecelakaan diprakirakan Rp1 juta.
“Korban sempat dilarikan ke RSUD Blambangan. Namun nyawanya tak tertolong dan meninggal dunia saat perawatan medis,” tandas Pepri. [alr/suf]






