Kediri (beritajatim.com) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Kota Kediri pada Selasa, 5 Mei 2026, akan mengalami perubahan dinamis dari pagi hingga malam hari dengan dominasi kondisi berawan yang bergantian dengan cuaca cerah.
Informasi prakiraan cuaca ini menjadi penting bagi masyarakat, khususnya yang memiliki aktivitas di luar ruangan, agar dapat menyesuaikan agenda harian dengan kondisi atmosfer yang terus berubah sepanjang hari.
Prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, menjelaskan bahwa sejak pagi hingga siang hari, wilayah Kota Kediri diprediksi didominasi cuaca berawan.
“Mulai pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 14.00 WIB, langit di Kota Kediri diperkirakan berawan. Kondisi ini cukup umum terjadi dan masih tergolong aman untuk aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Memasuki sore hari, kondisi cuaca diperkirakan membaik dengan langit cerah pada sekitar pukul 16.00 WIB, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk aktivitas luar ruangan dengan kondisi yang lebih nyaman.
“Pada pukul 16.00 WIB, langit diprediksi cerah, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan waktu ini untuk beraktivitas di luar ruangan dengan lebih nyaman,” lanjutnya.
BMKG juga memprediksi perubahan cuaca kembali terjadi menjelang malam. Sekitar pukul 18.00 WIB, langit akan berubah menjadi cerah berawan, kemudian berawan pada pukul 19.00 WIB sebelum kembali cerah mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.
“Sekitar pukul 18.00 WIB, kondisi langit akan berubah menjadi cerah berawan. Bahkan pada pukul 19.00 WIB, langit diprakirakan kembali berawan sebelum akhirnya kembali cerah mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB,” jelasnya.
Dari sisi suhu, Kota Kediri diperkirakan memiliki suhu minimum 24 derajat Celcius dan suhu maksimum mencapai 32 derajat Celcius. Kondisi ini menunjukkan cuaca cukup hangat pada siang hari, namun relatif nyaman pada pagi dan malam.
Angin diprediksi bertiup dari arah Tenggara dengan kecepatan hingga 18,5 kilometer per jam, sementara tingkat kelembapan udara berada pada kisaran 60 hingga 94 persen.
“Kelembapan yang cukup tinggi ini perlu diperhatikan, karena bisa mempengaruhi kenyamanan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan dalam waktu lama,” tambah Oky Sukma Hakim.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini guna mengantisipasi perubahan kondisi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Kami menyarankan masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru serta menyesuaikan aktivitas harian agar tetap aman dan nyaman,” tutupnya.
Sebagai langkah antisipasi, warga disarankan menyiapkan perlengkapan pendukung seperti payung, topi, serta menjaga kondisi tubuh agar tetap prima di tengah perubahan cuaca yang fluktuatif. [mnd/beq]






