Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pria berinisial RO (21) warga Madiun nekat melompat dari lantai 20 Hotel Goldvitel Surabaya, Sabtu (2/5/2026) malam. Aksi diduga bunuh diri alias bundir itu sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat lumpuh total.
Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, RO datang ke lokasi cafe di lantai 20 Hotel Goldvitel sekitar pukul 21.48 malam dan duduk di bagian teras. Ia lantas duduk sendirian dan memesan salad buah kepada para pelayan.
“Ada pelayan yang mengantarkan pesanan sekitar pukul 10 malam. Korban (RO) sempat makan pesanannya,” kata salah satu pegawai yang enggan namanya disebut.
Tidak lama setelah makan salad buah yang dipesan, para pegawai hotel Goldvitel Surabaya mendengar suara keras. Saat ditelusuri, suara tersebut berasal dari benturan beton dan tubuh RO.
“Korban laki-laki sudah tergeletak. Dugaan kemarin memang bundir. Dia lompat sendiri,” imbuhnya.
Mendapati RO tergeletak di halaman parkir hotel, pihak keamanan langsung menelpon call center 110 dan 112 untuk meminta bantuan. Setelah petugas datang, jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk visum.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya masih mendalami dugaan aksi bunuh diri tersebut.
“Belum bisa berkesimpulan apa apa ya karena masih penyelidikan,” terangnya. (ang/but)
Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal mengalami gejala depresi atau menunjukkan tanda-tanda ingin melakukan aksi bunuh diri, segera cari bantuan profesional. Anda bisa menghubungi layanan darurat Kementerian Kesehatan di nomor 119 untuk mendapatkan pertolongan.






