Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati secara resmi menandatangani Ikrar Sabuk Kamtibmas sebagai wujud komitmen kolektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Kediri.
Penandatanganan ini berlangsung dalam agenda Apel Besar Sabuk Kamtibmas yang digelar di Mako Polres Kediri Kota, Kamis (30/04/2026). Selain Wali Kota, komitmen ini juga diteken oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, perwakilan dari Kodim 0809, serta tokoh perwakilan elemen masyarakat.
Apel Besar ini mengusung tema “Mewujudkan Sinergitas Polda Jawa Timur Bersama Sabuk Kamtibmas dan Potensi Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas Keamanan, Ketertiban, dan Keutuhan Sosial di Wilayah Jawa Timur”. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dalam memperkuat sistem keamanan berbasis kolaborasi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.
Sabuk Kamtibmas memiliki makna strategis sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini gangguan keamanan, pelindung masyarakat dari potensi konflik, dan benteng bersama dalam menjaga stabilitas negara.
Dalam amanat Kapolda Jawa Timur yang dibacakan oleh Kapolres, ditegaskan lima poin utama bagi seluruh personel dan elemen masyarakat. Poin-poin tersebut meliputi penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, pembangunan kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan, serta menjadikan masyarakat mitra strategis dalam menjaga lingkungan.
Selain itu, ditekankan pula pentingnya mengantisipasi potensi karhutla dan krisis sosial, serta menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat, damai, bermartabat, dan tanpa provokasi.
Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa peran serta masyarakat sangat menentukan keberhasilan tugas kepolisian.
“Kita menyadari Bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri sehingga kita membutuhkan partisipasi masyarakat bersama-sama menjaga kamtibmas. Kita menggandeng seluruh unsur masyarakat dalam hal ini. Kota Kediri ini relatif kondusif,” terangnya. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi yang terbangun antara aparat dan warga telah berjalan dengan baik di Kota Kediri.
Senada dengan hal tersebut, Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat nilai gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama.
“Kita perkuat komitmen bersama untuk menjaga Kota Kediri tetap aman dan kondusif. Kolaborasi dan kepedulian seluruh elemen sangat dibutuhkan agar stabilitas kota terus terjaga,” ungkap Mbak Wali.
Acara ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Samsul Bahri, jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, Kepala OPD terkait, perwakilan elemen masyarakat Kota Kediri, dan tamu undangan lainnya. Dengan penandatanganan ikrar ini, diharapkan berbagai potensi gangguan keamanan di Kota Kediri dapat dicegah sejak dini melalui kepedulian seluruh lapisan masyarakat. [nm/suf]






