Lamongan (beritajatim.com) – Peringatan hari lahir yang ke-76 dijadikan Pimpinan Cabang Fatayat NU Lamongan sebagai momentum untuk melakukan transformasi organisasi, dengan meluncurkan website resmi dan membentuk Ikatan Alumni Fatayat Nahdlatul Ulama (IKA FNU).
Peluncuran yang digelar di Aula Pascasarjana Universitas Islam Lamongan (Unisla) tersebut menjadi bagian dari transisi menuju era digital sekaligus penguatan keberlanjutan kaderisasi.
Ketua PC Fatayat NU Lamongan, Dewi Mashlahatul Ummah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kader Fatayat harus adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana dakwah dan penguatan organisasi.
“Website ini bukan sekadar platform informasi, tetapi menjadi bagian dari syiar Fatayat NU melalui media digital. Ke depan, website ini akan terus dikembangkan oleh bidang Litbang agar mampu mengintegrasikan seluruh aktivitas organisasi,” kata Dewi, Sabtu (25/4/2026).
Dewi menjelaskan, seluruh kegiatan bidang dan lembaga di bawah Fatayat NU nantinya akan terdokumentasi dan terintegrasi dalam sistem website tersebut. “Hal ini diharapkan mampu menciptakan tata kelola organisasi yang lebih modern, transparan, dan terdata dengan baik,” ujarnya.
Selain peluncuran website, Fatayat NU Lamongan juga secara resmi meluncurkan IKA FNU sebagai wadah bagi para alumni Fatayat NU. Pembentukan IKA FNU merupakan implementasi dari amanah Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) organisasi, yang mengatur keberlanjutan peran kader setelah masa aktif di Fatayat NU.
IKA FNU hadir untuk mengakomodasi para alumni yang masih menunggu proses lanjutan untuk bergabung di Muslimat NU, agar tetap dapat berkontribusi dan berkhidmat di lingkungan Fatayat NU.
“Melalui IKA FNU, para alumni tetap memiliki ruang untuk berproses, berkarya, dan mengabdi. Ini adalah bentuk kesinambungan kaderisasi, agar semangat perjuangan Fatayat tidak terputus,” tambah Dewi.
Menariknya, kata Dewi, pembentukan IKA FNU di Lamongan ini menjadi yang pertama di tingkat Pimpinan Cabang Fatayat NU, sekaligus menjadi pionir bagi cabang-cabang lain dalam mengembangkan sistem kaderisasi berkelanjutan.
Momentum Harlah ke-76 ini menegaskan komitmen Fatayat NU Lamongan dalam menjawab tantangan zaman melalui inovasi digital sekaligus memperkuat struktur organisasi berbasis kader.
“Dengan hadirnya website resmi dan IKA FNU, Fatayat NU Lamongan semakin mantap melangkah sebagai organisasi perempuan muda yang progresif, adaptif, dan berkelanjutan dalam pengabdian kepada masyarakat,” ucap Dewi. (fak/kun)






