Ringkasan Berita:
- Jersey LFC 3.0 dirilis Allegiant dengan mengangkat ikon-ikon khas Kabupaten Lamongan.
- Desain hasil kolaborasi dengan Rifqee Hulk memadukan unsur budaya, sejarah, dan sepak bola.
- Visual seperti Joko Tingkir, Tugu Bandeng Lele, dan Stadion Surajaya menjadi elemen utama.
- Jersey ini diharapkan meningkatkan semangat suporter dalam mendukung sepak bola Lamongan.
Lamongan (beritajatim.com) – Jersey Lamongan Football Culture (LFC) 3.0 resmi dirilis dengan mengusung perpaduan ikon-ikon kebanggaan Kabupaten Lamongan sebagai identitas visual yang kuat dalam dunia sepak bola lokal.
Apparel lokal Allegiant menghadirkan desain terbaru ini melalui kolaborasi dengan desainer Rifqee Hulk. Secara visual, jersey LFC 3.0 tampil dengan dominasi warna biru dan cream denim yang dipadukan dengan berbagai elemen bermakna.
CEO Allegiant, Fajar Zavi, menjelaskan bahwa figur Joko Tingkir menjadi inspirasi utama dalam desain jersey sebagai simbol identitas sepak bola Lamongan.
“Visual landmark Kabupaten Lamongan Tugu Bandeng dan Lele juga tampak ikonik,” kata Fajar, Sabtu (25/4/2026).
Selain itu, Stadion Surajaya yang dikenal sebagai pusat aktivitas suporter Lamongan turut ditampilkan pada bagian bawah jersey. Logo ambigram Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457 juga disematkan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah daerah.
Desain jersey juga menampilkan elemen visual berupa awan bergejolak yang melambangkan tantangan dan fase sulit dalam perjalanan sepak bola Lamongan. Namun, elemen tersebut dipadukan dengan visual cahaya yang membelah awan sebagai simbol harapan dan kebangkitan.
“Namun Rifqee Hulk juga menghadirkan visual Cahaya Gemilang yang membelah gumpalan, sebagai simbol harapan, keteguhan, serta upaya untuk bersinar kembali,” ujarnya.
Tak hanya itu, sejumlah ikon tambahan turut memperkaya makna dalam desain jersey, seperti angka 1967 yang menandai berdirinya perserikatan sepak bola Lamongan.
Elemen lain yang disematkan meliputi ikon air sebagai simbol keseimbangan, tiga bulatan yang melambangkan persatuan, keris sebagai simbol keberanian, serta siluet piala yang menggambarkan semangat meraih kemenangan.
Ikon bintang juga hadir sebagai representasi kejayaan, sementara tameng melambangkan kepercayaan diri dan perlindungan. Desain juga dilengkapi dengan visual Gapura Paduraksa sebagai gerbang khas Lamongan.
Sebanyak 11 garis lancip mengarah ke atas turut ditampilkan sebagai simbol kesebelasan yang optimistis, baik saat bertanding di kandang maupun tandang.
“Dengan kehadiran jersey Lamongan Football Culture 3.0 ini, kami berharap pecinta sepakbola Lamongan bisa lebih bersemangat dalam memberi dukungan kepada tim kesayangannya,” tuturnya. [fak/beq]






