Surabaya (beritajatim.com) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menggelar pre-event launching di kawasan Kota Lama Surabaya pada Sabtu (18/4/2026) guna memperkenalkan inovasi bank digital terbaru mereka, JConnect Versi 3.
Mengusung tajuk Road to JConnect Zone, acara ini berlangsung meriah dengan melibatkan pedagang UMKM, pertunjukan musik, hingga kompetisi dance yang menarik antusiasme tinggi dari masyarakat.
Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, hadir langsung bersama jajaran pimpinan tinggi untuk memperkenalkan aplikasi yang dirancang khusus guna menjawab dinamika kebutuhan nasabah di era modern.
Menurut Winardi, pengembangan versi terbaru ini sepenuhnya didasarkan pada voice of customer guna memenuhi aspirasi dan kebutuhan nyata para pengguna.
Menjelang peluncuran resminya pada 1 Mei 2026 mendatang, ia menegaskan bahwa aplikasi ini membawa perubahan besar melalui penambahan 36 fitur baru serta pembaruan tampilan visual yang lebih modern.
“JConnect hadir dengan 36 fitur baru yang lebih canggih sebagai langkah awal menuju visi besar Bank Jatim dalam membangun Super Apps terintegrasi,” ungkap Winardi di Kota Lama Surabaya, Sabtu.
Beberapa fitur unggulan yang menjadi sorotan dan diperkenalkan oleh Dirut Bank Jatim antara lain adalah login biometrik, portofolio terintegrasi, hingga kemudahan top up berbagai jenis e-wallet seperti OVO, GoPay, DANA, dan e-money.
“Tak hanya itu, JConnect Versi 3 juga dilengkapi fitur online complaint untuk transparansi layanan, card management mandiri, serta fitur transfer terjadwal untuk memudahkan transaksi rutin,” urainya.
Dari sisi keamanan, Bank Jatim menyematkan teknologi anti-screen leader atau layar anti-intip yang memastikan aktivitas perbankan nasabah tidak dapat dipantau oleh orang lain dari samping.
Keunggulan teknis lainnya mencakup akses fingerprint yang sangat responsif di bawah dua detik, demi menjamin keamanan sekaligus kenyamanan maksimal bagi para penggunanya.
“Akses masuk aplikasi fingerprint sangat cepat di bawah dua detik. Kita sudah memiliki anti screen leader. Dengan fitur-fitur keamanan yang tersedia, kami berkomitmen untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi customer,” ucap Winardi.
Winardi menjelaskan, saat ini jumlah pengguna terdaftar JConnect telah menyentuh angka 1.025.000. Pihaknya optimistis angka ini akan terus melonjak seiring dengan pembaruan sistem yang ada. “Dengan peluncuran versi terbaru ini, kami menargetkan pertumbuhan signifikan hingga mencapai 2 juta pengguna pada Desember 2026,” tambah Winardi dengan optimistis.
Melalui inovasi ini, Bank Jatim berharap dapat menjangkau seluruh segmen nasabah, mulai dari ASN, pelaku UMKM, mahasiswa, hingga korporasi, tanpa lagi dibatasi oleh akses layanan perbankan fisik. “Sehingga harapannya JConnect ini sebagai top of mind mobile banking,” pungkasnya.
Sebagai informasi, peluncuran resmi JConnect Versi 3 ini nantinya akan digelar dalam rangkaian puncak inovasi JConnect, dengan grand launching bertajuk JConnect Zone yang akan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Grand City Surabaya.
Acara pra-peluncuran ini turut dihadiri oleh jajaran direksi lengkap, termasuk Direktur IT, Digital & Operasional Wiweko Probojakti, Direktur Bisnis Mikro, Ritel & Usaha Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo, Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim RM Wahyu Kusumo Wisnubroto, dan Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah, sebagai bentuk komitmen kolektif terhadap transformasi digital bank. (rma/kun)






