Jember (beritajatim.com) – Klub sepak bola Persid Jember siap bertransformasi. Tidak lagi berbadan hukum yayasan, rencananya Persid akan dinaungi badan hukum perseroan terbatas atau koperasi.
Saat ini Persid Jember berada di Liga 4. “Kita akan besar kalau tidak minta terus, menyusu terus ke APBD. Kalau kita lolos ke Liga 3, maka kita akan menjadi PT atau koperasi. Kami akan berusaha mandiri,” kata Ketua Yayasan Persid Jember Baru Jember Maju, Ardi Pujo Prabowo, Jumat (17/4/2026).
Ardi meminta semua pihak membantu Persid untuk mandiri. “Teman-teman South Sector (kelompok suporter Persid) jangan khawatir, kami tidak seperti yang dibayangkan orang: kalau sudah lolos (ke Liga 3), Persid akan dijual,” katanya.
Politisi Gerindra ini menjamin Persid tetap akan bermarkas di Kabupaten Jember. “Persid adalah milik masyarakat Jember,” katanya.
Ardi mengaku khawatir masih adanya pihak yang tidak suka dengan Persid. “Saya khawatir Gus Bupati (Muhammad Fawait) dibisiki: ngapain mengurusi sepak bola, medali sepak bola cuma satu,” katanya.
Dalam perhelatan pekan olahraga, memang hanya satu medali emas untuk sepak bola, lebih sedikit dibandingkan beberapa cabang olahraga lain. “Namun olahraga ini pemersatu seluruh rakyat. Jadi kami ingin mendapatkan dukungan penuh agar bisa mandiri, menjadi PT atau koperasi,” kata Ardi. (wir/kun)






