Pasuruan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama jajaran Forkopimda menunjukkan komitmen dalam memperkuat sektor ekonomi kerakyatan melalui penyediaan fasilitas transportasi di wilayah pedesaan. Upaya ini diwujudkan dengan penambahan puluhan unit kendaraan angkut yang akan dikelola oleh koperasi desa dan kelurahan.
Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat mobilisasi hasil pertanian serta menjamin kelancaran distribusi kebutuhan pokok masyarakat. Selama ini, keterbatasan sarana transportasi menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi petani dan pelaku usaha kecil di desa.
Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menegaskan bahwa kendaraan operasional yang disalurkan harus dikelola secara profesional agar dapat mendukung program strategis nasional.
“Kendaraan ini harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya supaya proyek strategi nasional berjalan dengan baik,” tegasnya.
Penyerahan armada ditandai dengan prosesi simbolis berupa pecah kendi dan penyiraman air bunga, sebagai doa keselamatan bagi para pengemudi sekaligus penanda dimulainya operasional kendaraan di lapangan.
Dengan hadirnya armada baru, pemerintah berharap ketergantungan petani terhadap tengkulak dapat ditekan. Distribusi yang lebih mandiri diyakini mampu meningkatkan keuntungan bagi anggota koperasi sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.
Shobih Asrori menambahkan, bantuan transportasi ini menjadi salah satu kunci dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa, khususnya dalam aspek logistik.
“Adanya bantuan kendaraan operasional ini diharapkan dapat menunjang distribusi kebutuhan pokok serta memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Dandim 0819 Pasuruan, Boga Bramiko, yang menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Ia memastikan pengawasan terhadap penggunaan aset negara akan dilakukan secara berkala agar tepat sasaran.
Menurutnya, penguatan koperasi menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara kolektif, sejalan dengan semangat yang pernah digaungkan oleh Mohammad Hatta.
“Sesuai pesan Bung Hatta, tujuan koperasi itu ya untuk menyejahterakan anggota dan masyarakat luas melalui kemandirian seperti ini,” pungkasnya. [ada/beq]






