Surabaya (beritajatim.com) – Derbi Jawa Timur (Jatim) akan hadir pada pekan ke-27 Super League 2025/2026. Persik Kediri akan menantang tuan rumah Madura United di Stadion Gelora Bangkalan pada Sabtu (11/4/2026) malam.
Sebagai tim tamu, Persik Kediri berada di peringkat ke-12 dengan koleksi 30 poin dari 26 pertandingan. Tim berjuluk Macan Putih itu mencatat delapan kemenangan, enam hasil imbang, dan 12 kekalahan.
Performa mereka pun belum sepenuhnya stabil, dengan catatan tiga kekalahan, satu imbang, dan satu kemenangan dalam lima laga terakhir.
Pada pertandingan sebelumnya melawan Persijap Jepara, Persik harus tampil tanpa sejumlah pemain kunci. Ezra Walian, Kiko Carneiro, dan Hamra Hehanussa absen akibat cedera, sementara Telmo Castanheira masih dalam tahap pemulihan. Gelandang Adrian Luna juga tidak dapat bermain karena akumulasi kartu kuning.
Meski tampil pincang, Persik tetap menunjukkan permainan kompetitif. Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menilai anak asuhnya tampil cukup baik meski hasil akhir belum berpihak.
“Kami mampu bermain dengan baik meskipun beberapa pemain tidak tersedia. Para pemain pengganti juga tampil maksimal. Hanya saja, kami kurang beruntung saat menghadapi Persijap,” ujar Marcos Reina.
Ia berharap kondisi tim segera membaik jelang lawatan ke markas Madura United. Menurutnya, kehadiran pemain inti akan meningkatkan peluang Persik untuk meraih poin.
“Kami berharap para pemain yang cedera bisa segera pulih dan kembali bermain. Dengan kekuatan penuh, kami lebih optimistis menghadapi Madura United,” katanya.
Marcos juga menegaskan bahwa kondisi kebugaran pemain akan sangat menentukan strategi tim. “Kami terus memantau perkembangan pemain cedera. Jika mereka siap, kami memiliki lebih banyak opsi untuk menyusun komposisi terbaik,” tambahnya.
Sementara itu, Madura United juga datang dengan motivasi tinggi untuk keluar dari tekanan. Presiden klub, Achsanul Qosasi, menegaskan bahwa timnya tidak akan menyerah meskipun berada dalam situasi sulit.
“Musim ini terasa berat. Kami sudah berusaha bermain baik dan penuh semangat, tetapi hasilnya belum sesuai harapan. Kami tidak akan menyerah dan akan terus berjuang maksimal,” tegasnya.
Saat ini madura United saat ini masih terjebak di zona degradasi, tepatnya peringkat ke-16. Hingga pekan ke-26, Laskar Sape Kerrab baru mengoleksi empat kemenangan, delapan hasil imbang, dan menelan 14 kekalahan.
Tren negatif juga belum terputus, setelah dalam lima laga terakhir mereka hanya mampu meraih satu poin dari hasil imbang dan menelan empat kekalahan.
Untuk sisa musim ini, Madura United akan memaksimalkan laga kandang di Stadion Gelora Bangkalan. Selain menghadapi Persik Kediri, mereka juga dijadwalkan menjamu Bali United, PSM Makassar, dan Dewa United.
“Kami berharap bermain di Bangkalan membawa energi positif. Semoga stadion ini memberikan keberuntungan bagi tim,” ujar Achsanul. (faw/ted)






