Surabaya (beritajatim.com)- Bagi banyak orang, pagi hari adalah waktu yang sangat sibuk. Karena terburu-buru berangkat kerja atau sekolah, sarapan sering kali dilewatkan, bahkan sengaja tidak dilakukan. Padahal,
melewatkan sarapan sama seperti anda memaksa tubuh bekerja tanpa energi.
Salah satu manfaat utama sarapan adalah mengembalikan energi. Saat tidur, tubuh tetap menggunakan energi, sehingga ketika bangun, kadar gula darah berada pada titik rendah. Dengan sarapan, tubuh mendapatkan energi kembali sehingga otak bisa berpikir lebih jernih dan tubuh siap beraktivitas.
Selain itu, sarapan juga berpengaruh pada fokus dan kemampuan berpikir. Orang yang rutin sarapan dipercaya cenderung memiliki daya ingat lebih baik, lebih kreatif, dan lebih cepat memahami informasi. Sebaliknya, jika tidak sarapan, tubuh kekurangan energi sehingga sulit berkonsentrasi dan mudah merasa lelah.
Bagi pekerja kantoran, sarapan juga berkaitan dengan produktivitas. Orang yang sering melewatkan sarapan biasanya lebih cepat lelah sebelum siang hari dan memiliki kinerja yang lebih rendah. Selain itu, kemampuan merespons sesuatu juga bisa menjadi lebih lambat dibandingkan mereka yang sarapan. Sarapan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sehingga keinginan untuk ngemil bisa dikontrol.
Selain itu, sarapan juga berperan dalam menjaga emosi. Perut kosong dapat menyebabkan kadar gula darah turun, sehingga anda menjadi lebih mudah marah atau sensitif. Namun, dengan sarapan, hormon dalam tubuh menjadi lebih seimbang dan suasana hati pun lebih stabil.
Sebagian orang menganggap bahwa tidak sarapan itu dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, hal ini tidak sepenuhnya benar. Melewatkan sarapan justru dapat meningkatkan rasa lapar, sehingga seseorang cenderung makan berlebihan atau memilih makanan yang kurang sehat di siang hari.
Menurut penjelasan dari Avita Health System, sarapan membantu memulai proses pembakaran kalori. Saat anda sarapan, tubuh mendapat sinyal bahwa energi tersedia, sehingga pembakaran kalori berjalan lebih optimal. Jika tidak sarapan, tubuh justru akan menghemat energi dan menyimpan kalori sebagai lemak.
Oleh karena itu, penting untuk anda tidak melewatkan sarapan. Pastikan juga anda sarapan dengan maknanan yang bergizi. Sebaiknya pilih makanan yang mengandung protein, seperti
telur, dan serat, seperti gandum, agar kenyang lebih lama. [Wakhdah Alisa Berliana]






