Jakarta (beritajatim.com) – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali meluncurkan program Genera-Z Berbakti 2026.
Program ini menyasar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mengimplementasikan ide inovatif melalui kegiatan pengabdian masyarakat, seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN), di desa wisata binaan Bakti BCA.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa Genera-Z Berbakti merupakan program call for proposal bagi kelompok mahasiswa yang ingin memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Kami melihat potensi besar generasi muda sebagai kelompok masyarakat yang berpikiran kritis dan sangat adaptif terhadap teknologi dan inovasi. Genera-Z Berbakti hadir sebagai wadah nyata bagi BCA mendorong inovasi mahasiswa menjadi solusi bagi masyarakat.
Ini bukan sekadar program pengabdian masyarakat, melainkan komitmen kami dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang kompeten, berintegritas, dan mampu membawa dampak positif bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Hera.
Program ini pertama kali digelar pada 2025 dan berhasil menjaring empat kelompok mahasiswa dari empat perguruan tinggi berbeda sebagai pemenang. Para peserta terpilih mendapatkan dukungan penuh dari BCA, mulai dari pembinaan, pelatihan, pendampingan, hingga pendanaan hingga program selesai dijalankan.
Pada edisi 2026, BCA kembali akan memilih empat kelompok terbaik. Kelompok terpilih akan memperoleh pendanaan serta pendampingan selama satu bulan pelaksanaan program. Selain itu, satu kelompok terbaik akan mendapatkan apresiasi tambahan senilai ratusan juta rupiah serta sertifikat.
Setiap kelompok peserta diwajibkan terdiri dari 10–12 mahasiswa lintas program studi. Dalam proposalnya, peserta dapat memilih maksimal dua fokus isu, meliputi pariwisata berkelanjutan, pengembangan UMKM, pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan budaya.
Adapun lokasi pengabdian masyarakat yang dapat dipilih meliputi Desa Wisata Kreatif Terong di Kabupaten Belitung, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, serta Desa Wisata Kakaskasen Dua di Kota Tomohon.
Program ini terbuka bagi mahasiswa aktif dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Agama, maupun lembaga negara lainnya, mulai dari jenjang Diploma III, Sarjana Terapan, hingga Sarjana.
Pendaftaran Genera-Z Berbakti 2026 dibuka hingga 24 April 2026. Selanjutnya, pengumuman finalis dijadwalkan pada 30 April, diikuti tahap penjurian pada 16–17 Mei dan pengumuman pemenang. Para pemenang akan mengikuti bootcamp dan pelepasan pada awal Juli, sebelum menjalankan program hingga 6 Agustus 2026. Laporan dan presentasi akhir akan dilakukan pada pekan kedua Agustus.
Hera menambahkan, program ini diharapkan mampu mendorong kontribusi nyata mahasiswa dalam pembangunan bangsa sejak dini.
“BCA berharap Genera-Z Berbakti 2026 dapat menjadi stimulus bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa sejak dini. Program ini dirancang tidak hanya untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan nilai kepemimpinan, kreativitas, dan kepedulian sosial pada generasi muda. Kami percaya, kolaborasi antara perusahaan dan lembaga pendidikan merupakan bentuk gotong royong yang penting dalam menciptakan dampak positif yang lebih luas dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Sebagai informasi, pada penyelenggaraan 2025 lalu, program ini berhasil menghimpun lebih dari 250 proposal dari 98 perguruan tinggi, baik dalam maupun luar negeri. Empat tim pemenang berasal dari Universitas Indonesia, Universitas Lampung, Universitas Sam Ratulangi, dan Universitas Gadjah Mada. (ted)






