Yogyakarta (beritajatim.com) – Perkumpulan OHANA Indonesia resmi membuka kantor sekaligus gudang (warehouse) baru bertajuk OHANA Training Center di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (30/3/2026).
Fasilitas ini digadang-gadang menjadi pusat pelatihan spesialis kursi roda adaptif dan pemberdayaan perempuan disabilitas pertama di Indonesia dengan standar aksesibilitas global.
Pembangunan gedung tersebut didukung oleh BlueScope Indonesia yang menyediakan solusi material baja lapis inovatif untuk bagian atap dan dinding. Dukungan ini ditujukan untuk memastikan bangunan memiliki tingkat keamanan, kenyamanan, serta daya tahan tinggi.
Sejak berdiri pada 2012, OHANA Indonesia dikenal aktif mengadvokasi hak penyandang disabilitas. Kehadiran fasilitas baru ini menjadi langkah strategis dalam menjawab berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses layanan hingga stigma sosial, khususnya bagi penyandang Cerebral Palsy (CP).
Gedung OHANA Training Center tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelatihan, tetapi juga sebagai pusat transfer pengetahuan, layanan kursi roda adaptif, hingga konsultasi hukum inklusif.
Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif OHANA Indonesia, Risnawati Utami, menegaskan bahwa kehadiran gedung ini memiliki makna lebih dari sekadar infrastruktur fisik.
“Kami berterima kasih atas dukungan para mitra, termasuk BlueScope Indonesia, dalam mewujudkan infrastruktur yang sepenuhnya aksesibel. Dengan fasilitas ini, kami siap memberikan layanan kursi roda adaptif dan pelatihan spesialis dengan standar internasional,” ujar Risnawati.
Dalam proyek ini, BlueScope Indonesia berperan penting dalam penyediaan material selubung bangunan (building envelope). Baja lapis yang digunakan pada atap dan dinding dipilih karena memiliki ketahanan tinggi terhadap korosi, efisiensi energi, serta fleksibilitas desain.
Keunggulan tersebut memungkinkan terciptanya ruang yang luas dengan minim sekat, sehingga mendukung mobilitas pengguna kursi roda secara optimal. Selain itu, material ini juga mampu memberikan perlindungan terhadap cuaca ekstrem di kawasan Pakem, Sleman, sekaligus menghadirkan tampilan estetika modern.
Country President PT NS BlueScope Indonesia, Jenny Margiano, menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan fasilitas inklusif.
“Di BlueScope, kami percaya bahwa bangunan harus estetis dan memberikan manfaat nyata bagi komunitas di sekitarnya. Dengan menyediakan material atap dan dinding yang berkualitas dan tahan lama, kami ingin memastikan bahwa gedung ini menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para penghuninya untuk dapat terus berkembang, belajar, dan meraih kemandirian,” jelasnya.
Sementara itu, arsitek proyek, Henry, mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam desain bangunan adalah menggabungkan aksesibilitas total dengan kekuatan struktur.
“Penggunaan material dari BlueScope sangat membantu kami dalam mencapai visi desain tersebut. Struktur atap dan dinding yang presisi memungkinkan pembangunan yang lebih cepat dan efisien, menciptakan ruang terbuka yang memudahkan pergerakan kursi roda, serta menjaga suhu ruangan tetap sejuk melalui refleksi panas yang baik dari produk COLORBOND® BlueScope,” ujarnya.
Peresmian OHANA Training Center turut dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah Yogyakarta, Dinas Sosial, organisasi penyandang disabilitas (OPDis), serta berbagai mitra strategis. Kegiatan ini juga diramaikan dengan pelatihan terapi okupasi bagi anak dengan cerebral palsy bersama narasumber internasional, bazaar kreatif, dan edukasi inklusif.
Kolaborasi antara BlueScope Indonesia dan OHANA Indonesia ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pemenuhan hak penyandang disabilitas. Diharapkan, inisiatif serupa dapat terus berkembang guna menghadirkan lebih banyak fasilitas inklusif yang berdampak luas bagi masyarakat. (ted)






