Jakarta (beritajatim.com) – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman membeberkan alasan di balik keputusan memanggil menunjuk Jens Raven sebagai pengganti Mauro Zijlstra yang harus menepi akibat cedera jelang laga penutup FIFA Series 2026.
Absennya Zijlstra dipastikan setelah striker Persija Jakarta itu mengalami cedera otot paha depan. Ia pun dicoret dari skuad untuk pertandingan melawan Bulgaria pada Senin (30/3/2026) malam.
Dalam situasi tersebut, Herdman menjatuhkan pilihan kepada Raven, pemain muda yang sebelumnya sudah masuk dalam daftar awal tim.
Keputusan ini, menurut Herdman, didasarkan pada pengamatannya secara langsung terhadap kualitas Raven. Ia mengaku terkesan dengan performa penyerang Bali United tersebut saat tampil di laga pramusim.
“Saya sempat melihat Jens bermain di laga pramusim di Bali. Saya menyukai beberapa hal dari dirinya. Dia masih sangat muda dan bisa menjadi bagian dari masa depan tim,” ujar Herdman pada Minggu (29/3/2026).
Herdman menilai Raven bukan sekadar solusi jangka pendek untuk menutup kekosongan yang ditinggalkan Zijlstra. Lebih dari itu, ia melihat potensi besar dalam diri pemain tersebut untuk berkembang bersama timnas Indonesia dalam jangka panjang.
Pemanggilan ini sekaligus membuka peluang bagi Raven untuk menjalani debut di level senior. Sebelumnya, ia telah mengoleksi 29 penampilan di tim kelompok umur, mulai dari U-19 hingga U-23.
Meski peluang debut terbuka, Herdman belum memberikan kepastian soal menit bermain bagi Raven dalam laga kontra Bulgaria. Ia menegaskan bahwa kehadiran sang pemain di skuad senior sudah menjadi bagian penting dalam proses pembinaan.
“Mungkin dia akan mendapat menit bermain, mungkin juga tidak. Tapi dengan berada di sini, dia akan belajar setiap hari,” jelasnya. (faw/but)






