Surabaya (beritajatim.com)- Saat menyambut lebaran biasanya masyarakat sangat antusias hingga menyipkan berbagai hidangan dalam jumlah banyak. Namun, tidak jarang juga setelah lebaran masih tersisa banyak makanan di rumah.
Mulai dari rendang, opor ayam, nasi putih, hingga kue kering. Untuk itu agar tidak bosan dan makanan tidak terbuang sia-sia, anda bisa mengolahnya kembali menjadi menu baru yang lebih menarik dan lezat.
Opor ayam sering kali cepat membuat bosan jika dimakan berulang dengan cara yang sama. Agar lebih bervariasi, anda bisa mengubahnya menjadi isian nasi bakar atau nasi goreng opor. Selain itu, ayam opor yang disuwir juga bisa dijadikan isian shawarma dengan tambahan bawang bombay dan paprika.
Berbeda dengan opor, rendang justru semakin enak setelah disimpan karena bumbunya semakin meresap. Rendang bisa disuwir untuk isian roti atau sandwich. Anda juga bisa mengolahnya menjadi rendang balado yang pedas, atau mencoba kreasi kekinian seperti burger rendang maupun pasta rendang yang gurih.
Sisa kue kering yang hancur di dalam toples juga masih bisa dimanfaatkan. Remahan kue tersebut bisa dijadikan topping es krim, yogurt, atau dessert lainnya. Selain mengurangi limbah makanan, cara ini juga menambah tekstur renyah pada hidangan penutup yang membuatnya semakin lezat dan menarik.
Jika masih ada nasi putih sisa, jangan hanya dibuat nasi goreng. Anda bisa mengolahnya menjadi bola-bola nasi dengan campuran keju, lalu celupkan dalam adonan telur dan digoreng hingga renyah. Selain itu, nasi juga bisa dimasak dengan susu dan kayu manis menjadi puding nasi yang lembut dan manis.
Agar tetap aman dikonsumsi, penyimpanan makanan di kulkas perlu diperhatikan. Gunakan wadah yang tidak terlalu dalam agar makanan cepat dingin, dan sebaiknya habiskan dalam waktu paling lama empat hari. Jika makanan masih terlalu banyak dan tidak habis, anda bisa membagikannya kepada tetangga atau teman. Namun, pastikan saat anda membagikannya kepada tetangga atau teman, makanannya masih dalam kondisi baik dan tidak basi. [Wakhdah Alisa Berliana]






