Surabaya (beritajatim.com)– Tidur merupakan kebutuhan dasar bagi tubuh. Namun, posisi tubuh saat tidur ternyata berpengaruh besar terhadap kesehatan organ dalam. Banyak orang belum menyadari bahwa arah tubuh saat tidur miring bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga dapat memengaruhi kerja otak hingga sistem pencernaan.
Secara medis, lebih dari 60% orang dewasa secara alami tidur dalam posisi miring. Posisi ini dinilai lebih baik dibandingkan tidur telentang atau tengkurap. Berikut perbandingan manfaat medis antara tidur miring ke kanan dan ke kiri untuk membantu anda menentukan posisi mana yang paling baik bagi tubuh.
Keunggulan Tidur Miring Kiri
Bagi banyak orang, tidur miring ke kiri sering dianggap sebagai posisi terbaik. Salah satu manfaatnya adalah membantu mengurangi masalah asam lambung atau GERD. Saat anda tidur miring ke kiri, posisi lambung berada di bawah kerongkongan sehingga gravitasi membantu menahan asam lambung agar tidak naik. Kondisi ini dapat mengurangi risiko refluks asam hingga sekitar 50%.
Selain itu, posisi ini juga membantu kerja sistem pencernaan. Tidur miring ke kiri mengikuti bentuk alami usus besar sehingga memudahkan pergerakan sisa makanan menuju kolon. Hal ini dapat membantu Anda lebih teratur buang air besar di pagi hari.
Bagi ibu hamil, posisi miring ke kiri juga sangat disarankan, terutama setelah usia kehamilan melewati 20 minggu. Posisi ini membantu menjaga aliran darah ke plasenta dan janin tetap lancar karena rahim tidak menekan pembuluh darah utama.
Kapan Tidur Miring Kanan Lebih Disarankan?
Meski miring ke kiri baik untuk pencernaan, tidur miring ke kanan juga memiliki manfaat tertentu, terutama bagi kesehatan jantung. Orang dengan gagal jantung atau gangguan pernapasan tertentu sering merasa lebih nyaman tidur miring ke kanan. Posisi ini memberi ruang lebih bagi jantung di dalam rongga dada sehingga dapat mengurangi rasa sesak napas dan membuat tubuh lebih rileks.
Namun, bagi anda yang memiliki riwayat maag atau sering mengalami heartburn, posisi ini perlu diwaspadai. Tidur miring ke kanan bisa membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan sehingga rasa terbakar di dada bisa semakin terasa.
Manfaat Tidur Miring bagi Kesehatan Otak
Secara umum, tidur dalam posisi miring. Baik ke kanan maupun kiri, memberikan manfaat bagi sistem saraf. Penelitian menunjukkan bahwa posisi miring membantu proses pembersihan zat sisa di otak melalui sistem glimfatik. Proses ini berperan membuang zat berbahaya yang berkaitan dengan risiko penyakit saraf seperti Alzheimer.
Tidur miring juga dapat membantu mengurangi kebiasaan mendengkur. Posisi ini menjaga saluran napas tetap terbuka sehingga dapat meredakan gejala obstructive sleep apnea (OSA), terutama jika dibandingkan dengan tidur telentang. [Meychel Salsabyla]






