Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya langsung tancap gas mempersiapkan laga melawan Persita Tangerang pada April 2026 dengan kondisi pemain tetap terjaga usai libur Lebaran.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengapresiasi kedisiplinan pemain yang mampu menjaga kebugaran selama masa jeda kompetisi.
“Sejauh ini kondisi para pemain cukup positif. Dari hasil pengecekan, berat badan mereka tetap terjaga sesuai dengan standar yang kami tetapkan. Selama masa jeda, para pemain juga rutin mengirimkan video latihan setiap hari sesuai program yang sudah kami siapkan,” ujar Tavares, Rabu (25/3/2026).
Persiapan Persebaya Surabaya menghadapi Persita Tangerang tidak dilakukan secara seragam. Tavares menerapkan program latihan berbeda untuk setiap pemain sesuai kondisi fisik masing-masing.
“Programnya memang berbeda-beda, karena beberapa pemain juga sedang dalam proses pemulihan cedera,” katanya.
Menurut Tavares, masa jeda kompetisi menjadi momentum penting bagi pemain Persebaya Surabaya yang tengah menjalani pemulihan cedera untuk memperbaiki kondisi secara bertahap.
Ia menyebut para pemain masih memiliki waktu sekitar dua minggu untuk meningkatkan kondisi fisik sebelum pertandingan Persebaya vs Persita.
“Sekarang kami berharap mereka bisa kembali dalam kondisi yang semakin baik. Mereka memiliki waktu sekitar dua minggu untuk tetap berlatih secara mandiri,” jelasnya.
Meski demikian, Tavares mengingatkan bahwa latihan mandiri tidak sepenuhnya menggambarkan intensitas pertandingan sesungguhnya di lapangan.
“Namun tentu ada perbedaan antara latihan di gym atau latihan fisik dengan intensitas pertandingan sesungguhnya. Karena itu kami akan melihat bagaimana kondisi mereka ketika kembali menjalani latihan bersama,” ucapnya.
Selain aspek fisik, Tavares juga memberi perhatian pada kesiapan mental pemain Persebaya Surabaya setelah jeda kompetisi.
Hal ini menyusul hasil kurang maksimal yang diterima Persebaya sebelum libur, yakni kekalahan telak 1-5 dari Borneo FC.
Kekalahan tersebut menjadi evaluasi penting dalam persiapan Persebaya Surabaya jelang menghadapi Persita Tangerang.
Namun, Tavares optimistis mental tim bisa kembali bangkit melalui kerja keras di sesi latihan.
“Cara terbaik untuk membangun mentalitas adalah dengan bekerja keras di setiap sesi latihan. Dari situ para pemain bisa terus berkembang, menjadi lebih baik, dan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi,” tutupnya. [way/beq]






