Mojokerto (beritajatim.com) – Kodim 0815 Mojokerto menargetkan pembangunan ratusan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya rampung pada minggu pertama Juni 2026. Program tersebut merupakan bagian dari program pemerintah yang rencananya akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus mendatang.
Komandan Kodim (Dandim) 0815 Mojokerto, Letkol Inf Abi Swanjoyo menyampaikan bahwa total KDMP yang dibangun di wilayah teritorialnya mencapai 322 unit yang tersebar di desa dan kelurahan. “Total di wilayah Kodim 0815 Mojokerto, ada 299 KDMP dan kelurahannya sekitar 23. Saat ini yang masih on progress ada 264 KDMP,” ungkapnya, Kamis (12/3/2026).
Sebanyak 264 KDMP tersebut, sekitar 99 persen berada di Kabupaten Mojokerto, sedangkan sisanya hanya satu ada di Kota Mojokerto. Ia menjelaskan, pembangunan KDMP tersebut ditargetkan selesai seluruhnya pada awal Juni mendatang sehingga dapat segera dioperasionalkan secara bertahap sebelum peresmian nasional.
“Untuk pembangunan sendiri saya targetkan selesai pada minggu pertama bulan Juni. Jadi 264 yang masih proses itu, diharapkan sudah selesai semua pada minggu pertama bulan Juni. Nanti rencananya, pada bulan Agustus akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo,” jelasnya.
Menurutnya, beberapa KDMP yang telah selesai dibangun di wilayah Kodim 0815 Mojokerto akan mulai dioperasionalkan secara bertahap untuk memberikan manfaat bagi masyarakat desa. Program tersebut di wilayah Kodim 0815 Mojokerto juga dinilai melampaui target yang ditetapkan secara nasional.
“Secara nasional, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 80 ribu KDMP, dengan capaian sekitar 30 ribu unit atau 40 persen pada Agustus mendatang. Di Mojokerto ini bahkan melebihi target. Kalau target nasional sekitar 40 persen pada Agustus, Mojokerto bisa mencapai sekitar 80 persen,” tuturnya.
Dandim berharap, keberadaan KDMP dapat membantu masyarakat desa, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sektor pertanian dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Ia menambahkan, konsep KDMP dirancang seragam karena sebagian besar wilayah desa memiliki potensi utama di sektor pertanian.
“Sehingga fasilitas yang disediakan juga mendukung kebutuhan para petani. Di KDMP nantinya akan dilengkapi dengan gudang pupuk, LPG dan berbagai kebutuhan lainnya. Harapannya tentu karena ini program pemerintah, keberadaan KDMP bisa meringankan kebutuhan masyarakat, termasuk soal harga,” tegasnya. [tin/ian]






