Surabaya (beritajatim.com) – Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (PW IKA ITS) Jawa Timur (Jatim) menyalurkan 1.200 paket santunan Ramadan 1447 H.
Program tahun ke-13 ini menyasar empat wilayah di Jatim. Penyaluran fokus pada anak yatim dan dhuafa secara kolektif.
Kali ini santunan berlangsung di Plaza dr. Angka ITS Surabaya, Rabu (11/3/2026). Sebelumnya, bantuan mengalir ke Bangkalan, Sidoarjo, dan Gresik. Rangkaian ini dijadwalkan berakhir di Keputih pada 14 Maret mendatang.
Ketua Panitia Fahmi Fahresi menyebut konsistensi menjadi kunci keberhasilan program. “Terima kasih kepada Yayasan Manarul Ilmi ITS (YMI ITS) atas kolaborasi empat tahun ini dalam berbagai kegiatan sosial,” tuturnya.
Keterlibatan alumni menunjukkan fungsi modal sosial dalam pembangunan daerah. Sinergi ini menjembatani kesenjangan ekonomi di lingkar kampus dan wilayah penyangga. Hal ini menjadi manifestasi nyata pengabdian masyarakat dari kalangan akademisi.
Ketua PW IKA ITS Jatim, Eri Cahyadi, menekankan pentingnya peran profesional yang berdimensi sosial. “Lulusan ITS harus berbuat baik untuk akhirat, salah satunya melalui kegiatan santunan seperti ini,” tegas Eri.
Rektor ITS, Prof. Bambang Pramujati, menilai gerakan ini memperkuat ekosistem empati di lingkungan kampus. Alumni dan universitas berintegrasi menciptakan dampak sosial yang terukur. Kehadiran tokoh kampus mempertegas dukungan institusional.
Bambang berharap inisiatif ini memperluas jangkauan penerima manfaat di masa depan. “Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima pada tahun-tahun mendatang,” ujar Bambang.
Acara diisi tausiyah KH Ma’ruf Khozin mengenai esensi puasa sebagai perbaikan diri. Penutupan berlangsung saat azan magrib melalui buka puasa bersama. Tradisi ini mempererat kohesi sosial antara alumni dan masyarakat sekitar.
Kolaborasi melibatkan YMI ITS sebagai mitra strategis. Kemitraan empat tahun terakhir ini menunjukkan penguatan jejaring filantropi institusional. Alumni berperan sebagai katalisator penggerak sumber daya ekonomi. [ipl/aje]






