Lamongan (beritajatim.com) – Kabupaten Lamongan dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) X Biliar Jawa Timur 2026 yang akan diikuti ratusan atlet dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Ajang olahraga biliar tingkat provinsi yang digelar oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Jawa Timur tersebut akan berlangsung di MHS Pool & Cafe yang berada di Desa Tlogosadang, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Penetapan venue ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) dari Ketua Harian POBSI Lamongan Arman kepada perwakilan MHS Pool & Cafe, Dimas Setiawan, pada Selasa (10/3/2026).
Dimas Setiawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada tempat usahanya untuk menjadi lokasi pelaksanaan kejuaraan biliar tingkat provinsi tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk mendukung dan menyukseskan Kejurprov Biliar Jawa Timur 2026,” kata Dimas.
Sementara itu, Ketua Harian POBSI Lamongan, Arman, menjelaskan bahwa penunjukan Kabupaten Lamongan sebagai tuan rumah dilakukan melalui sejumlah pertimbangan, mulai dari eksistensi organisasi biliar di daerah hingga kesiapan fasilitas venue yang akan digunakan.
“Penentuan tuan rumah Kejurprov tentu melalui berbagai pertimbangan. Kami melihat kesiapan fasilitas, dukungan daerah, serta eksistensi pembinaan atlet biliar di Lamongan yang cukup baik,” katanya.
Menurut Arman, Kejurprov X Biliar Jawa Timur dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 27 Juni 2026. Kejuaraan tersebut diperkirakan akan diikuti ratusan atlet biliar dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Ia berharap penyelenggaraan kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para atlet, tetapi juga memberikan dampak positif bagi daerah.
“Kami berharap Kejurprov ini tidak hanya memacu semangat atlet lokal, tetapi juga ikut mempromosikan potensi wisata Lamongan serta menggerakkan ekonomi masyarakat, mulai dari hotel, penginapan hingga UMKM di sekitar lokasi kegiatan,” pungkasnya. [fak/beq]






