Madiun (beritajatim.com) – Kebakaran melanda dapur rumah warga Desa Dimong, Kecamatan Madiun, Kabupaten Madiun pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Api yang diduga berasal dari tungku yang lupa dimatikan itu melalap bangunan dapur hingga ludes terbakar.
Peristiwa ini membuat warga sekitar panik dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.
Salah seorang saksi mata, Untung, mengatakan bahwa api dengan cepat membesar karena sebagian besar bangunan dapur terbuat dari bahan yang mudah terbakar. Kobaran api bahkan sempat merambat ke area kandang sapi yang berada tidak jauh dari dapur.
“Api cepat membesar dan hampir menjalar ke kandang. Ada tiga ekor sapi di situ, langsung dievakuasi warga supaya tidak ikut terbakar,” ujar Untung.
Ia menambahkan, salah satu sapi sempat terkena percikan material bangunan yang terbakar. Potongan material panas itu jatuh mengenai bagian punggung sapi sehingga hampir menyebabkan hewan tersebut terbakar. “Material bangunan yang meleleh jatuh ke punggung sapi. Untung cepat dipindah warga sehingga tidak sampai parah,” katanya.
Menurut keterangan warga, saat kebakaran terjadi rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah, Purwanto (55), sedang bekerja, sementara istrinya juga sedang keluar rumah. Api pertama kali diketahui oleh warga yang kebetulan berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Tak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran Kabupaten Madiun datang untuk melakukan pemadaman.
Kabid Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengatakan dugaan sementara kebakaran dipicu oleh tungku berbahan bakar serbuk gergaji yang kemungkinan masih menyala saat ditinggalkan.
“Kami menerima laporan kebakaran dapur dan kandang sapi. Satu unit mobil pemadam dengan enam personel langsung kami kerahkan ke lokasi,” jelasnya.
Petugas kemudian melakukan pemadaman hingga proses pembasahan untuk memastikan tidak ada sisa api yang berpotensi memicu kebakaran kembali. “Api pokok sudah berhasil dipadamkan dan dilakukan pembasahan agar tidak muncul titik api baru,” tambah Andy.
Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan dapur beserta sebagian kandang sapi dilaporkan mengalami kerusakan akibat kebakaran. Saat ini, polisi telah memasang garis polisi di lokasi kejadian dan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. [rbr/suf]






