Bondowoso, (beritajatim.com) – Siklon tropis yang melanda wilayah Kabupaten Bondowoso pada Selasa (3/3/2026) sore mengakibatkan dampak luas di 12 desa yang tersebar di 10 kecamatan.
BPBD Bondowoso mencatat kerusakan rumah warga, pohon tumbang di sejumlah ruas jalan, hingga tiang listrik roboh akibat terjangan angin kencang dan hujan deras.
Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Kristianto Putro Prasojo, mengkonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.30 WIB.
Tim reaksi cepat (TRC), Pusdalops, dan relawan Agisena dikerahkan ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan assesment dan penanganan darurat.
“Berdasarkan laporan yang masuk, terdapat 12 desa di 10 kecamatan yang terdampak siklon tropis ini. Dampaknya bervariasi, mulai dari pohon tumbang yang menutup akses jalan, rumah warga yang rusak tertimpa pohon, hingga banjir drainase di beberapa pemukiman,” ujar Kristianto dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026) pagi.
Dari pendataan BPBD Bondowoso, kerusakan paling signifikan terjadi di Desa Leprak, Kecamatan Klabang. Pohon tumbang menimpa rumah warga dengan kerusakan atap bangunan seluas 6×10 meter. Akibat kejadian tersebut, dua orang penghuni rumah mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Di Kecamatan Botolinggo, angin kencang juga merusak sejumlah rumah. Satu rumah di Dusun Sundang, Desa Botolinggo, tertimpa pohon. Sementara di Dusun Klompang dan Dusun Koncean, Desa Gayam, tercatat satu rumah dan lima rumah mengalami kerusakan akibat terjangan angin. Seluruh rumah yang terdampak telah dilakukan assesment oleh tim BPBD.
“Untuk rumah-rumah yang rusak, tim kami sudah melakukan pendataan dan memberikan bantuan awal. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya tiga orang mengalami luka ringan,” jelas Kristianto.
Pohon tumbang juga melanda sejumlah ruas jalan strategis di Bondowoso. Di Jalan Raya Situbondo, Desa Besuk, Kecamatan Klabang, satu pohon tumbang menutup akses jalan Bondowoso-Situbondo. Tim gabungan langsung melakukan evakuasi sehingga akses jalan dapat kembali dilalui.
Di Kecamatan Sumberwringin, tepatnya di Jalan Raya Kawah Ijen, Desa Sukorejo, dua pohon tumbang menutup akses menuju destinasi wisata Kawah Ijen. Evakuasi dilakukan cepat sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas dalam waktu lama.
Sementara di Kecamatan Botolinggo, pohon tumbang di Dusun Secang, Desa Lumutan, menutup akses jalan desa. Di Kecamatan Jambesari Darus Sholah, satu pohon tumbang di Jalan Raya Tamanan, Desa Pejagan, juga berhasil dievakuasi tim gabungan.
Dampak paling berat tercatat di Desa Jirek Mas, Kecamatan Cermee. Angin kencang tidak hanya menumbangkan pohon, tetapi juga merobohkan empat tiang listrik PLN. Akibatnya, akses jalan menuju desa tertutup total dan satu orang warga mengalami luka ringan.
“Di Jirek Mas, kami berkoordinasi dengan PLN untuk melakukan evakuasi dan perbaikan. Pohon tumbang dan tiang listrik yang roboh sudah kami tangani, namun perbaikan jaringan listrik masih berlangsung dan ditargetkan selesai besok pagi,” terang Kristianto.
Hujan deras yang menyertai siklon tropis juga menyebabkan banjir drainase di dua lokasi. Di Perumahan Griya Koncer Mas, Desa Koncer Kidul, Kecamatan Tenggarang, dua rumah terendam air. Sementara di Dusun Sentong, Desa Sukowiryo, Kecamatan Bondowoso, satu rumah ikut terdampak banjir drainase.
“Banjir drainase terjadi karena intensitas hujan yang tinggi dan saluran air yang tidak mampu menampung debit air. Namun alhamdulillah, air cepat surut dan tidak sampai mengganggu aktivitas warga,” ungkap Kristianto.
Hingga Rabu dini hari, tim BPBD masih bersiaga memantau kondisi di lapangan. Satu pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Desa Kupang, Kecamatan Pakem, direncanakan akan ditangani pada Rabu pagi karena terkendala cuaca dan pencahayaan. Sementara di Desa Bandilan, Kecamatan Prajekan, pohon tumbang yang menimpa rumah sudah ditangani secara swadaya oleh warga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi, mengingat kita masih dalam masa transisi musim. Jika menemukan kejadian darurat, segera laporkan ke Pusdalops BPBD Bondowoso di nomor +62 823-3179-2373 atau melalui aplikasi Si Gaban,” pungkasnya. (awi)
Rekapitulasi Dampak Siklon Tropis Bondowoso:
· Lokasi Terdampak: 12 desa di 10 kecamatan
· Korban Luka Ringan: 3 orang (2 di Leprak, 1 di Jirek Mas)
· Rumah Rusak:
· 1 rumah tertimpa pohon (Leprak, Klabang)
· 1 rumah tertimpa pohon (Botolinggo)
· 1 rumah terdampak angin (Gayam)
· 5 rumah terdampak angin (Koncean, Gayam)
· 1 rumah terdampak banjir (Sukowiryo)
· 2 rumah terendam banjir (Koncer Kidul)
· Pohon Tumbang: 8 titik (Besuk, Sundang, Secang, Sukorejo, Jirek Mas, Kupang, Bandilan, Pejagan)
· Tiang Listrik Roboh: 4 tiang (Jirek Mas)
[awi/aje]






