Pasuruan (beritajatim.com) – Kegiatan Safari Ramadan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti menjadi momentum penting bagi Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, untuk mengecek kondisi seluruh jajarannya. Dalam pertemuan yang dihadiri para pejabat teras tersebut, perhatian khusus tertuju pada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Bupati yang akrab disapa Mas Rusdi ini tidak ingin ada kendala yang menimpa stafnya selama menjalankan rukun Islam di Makkah. Ia menegaskan bahwa koordinasi harus terus dilakukan agar kepastian kesehatan dan keselamatan mereka tetap terpantau dari jauh.
“Saya minta BKPSDM untuk mengecek sekaligus menanyakan bagaimana kabar ASN kita yang sekarang ini lagi umrah di Tanah Suci Makkah,” tegas Mas Rusdi. Dirinya berharap seluruh pegawai yang bertugas di Tanah Suci dalam keadaan sehat walafiat hingga jadwal kepulangan tiba.
Langkah ini diambil guna memastikan bahwa proses ibadah para ASN tidak terganggu oleh masalah administratif maupun kesehatan di luar negeri. Pihak Badan Kepegawaian diminta segera memberikan laporan berkala mengenai status para pegawai tersebut kepada pimpinan daerah.
Mas Rusdi berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para ASN tersebut dapat kembali bertugas dengan semangat baru dan integritas yang lebih kuat. “Semoga tidak ada kendala, saya minta dipastikan semuanya baik-baik saja sampai kembali ke Pasuruan dan bekerja kembali,” tambahnya di hadapan para kepala OPD.
Selain fokus pada ASN di Makkah, Bupati juga mengingatkan jajaran yang berada di daerah untuk tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem. Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan diminta terus waspada mengingat potensi bencana hidrometeorologi yang bisa terjadi sewaktu-waktu di wilayah Kabupaten Pasuruan.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara kewajiban spiritual dan profesionalitas kerja seluruh pegawainya. Hal ini dibuktikan dengan dukungan moral bagi mereka yang beribadah, sembari tetap memacu kinerja bagi mereka yang bertugas di kantor.
Safari Ramadan ini ditutup dengan harapan agar seluruh keluarga besar Pemkab Pasuruan senantiasa dalam lindungan Tuhan dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Komunikasi yang intensif antara pimpinan dan bawahan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah di masa depan. (ada/kun)






