Lumajang (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, menyediakan layanan mudik atau pulang kampung gratis untuk perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.
Adapun, program mudik gratis ini menyediakan fasilitas angkutan perjalanan bagi warga Lumajang ke beberapa kabupaten/kota tujuan di Jawa Timur.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lumajang Rasmin mengatakan, program mudik gratis ini diberikan kepada warga yang hendak pulang kampung dari Lumajang dengan tujuan akhir terminal Purabaya, Surabaya.
Selain itu, kota lain yang bisa dilayani program mudik gratis dari Pemkab Lumajang yakni wilayah Probolinggo, Pasuruan dan Sidoarjo.
“Untuk rute mudik gratis ini akan melayani dari Lumajang sampai tujuan akhir terminal Purabaya atau Bungurasih Surabaya,”terang Rasmin, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, kuota maksimal mudik gratis dari pemerintah ini disediakan untuk 100 orang pendaftar pertama.
Rasmin mengaku, pendaftaran program mudik gratis telah dibuka sejak 15 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 16 Maret 2026 atau hingga kuota terpenuhi.
“Jadi, nanti untuk pemberangkatannya serentak tanggal 17 Maret dari pendopo bupati,” tambah Rasmin.
Sebagai informasi, calon peserta dapat mendaftar dengan memindai barcode pada media publikasi Dishub Lumajang atau langsung mengakses tautan resmi: https://bit.ly/mudikgratis2026?r=qr.
Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh melalui narahubung yang disediakan oleh Dihub Lumajang di nomor WhatsApp 0857-9158-5749 atau 0812-4925-0209.
Rasmin menyebut, saat memasuki periode mudik identik akan terjadi lonjakan mobilitas, khususnya penggunaan kendaraan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.
Hal ini, dinilai memiliki tingkat risiko kecelakaan yang cukup tinggi, khususnya ketika perjalanan dilakukan dalam kondisi lelah atau membawa beban berlebih.
Sehingga, melalui program Mudik Bareng Pemkab Lumajang Gratis 2026, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan fasilitas yang lebih tertata dan aman bagi pemudik.
“Nah, selain melindungi pemudik, program ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan di jalur utama selama periode mudik dan arus balik sehingga lalu lintas menjadi lebih tertib dan lancar,” ungkap Rasmin.
Pemkab Lumajang juga akan memastikan seluruh armada yang digunakan untuk program mudik gratis memenuhi standar kelayakan operasional.
Setiap kendaraan juga akan menjalani pemeriksaan teknis seperti Ramp Check untuk memastikan kondisi laik jalan. [has/aje]






