Lumajang (beritajatim.com) – Curah hujan dengan intensitas tinggi memicu ambrolnya bahu jalan raya di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, yang mengakibatkan jalur penghubung antar-desa terganggu. Kerusakan infrastruktur ini menciptakan lubang longsor sedalam 3 meter dengan lebar 1,5 meter pada akses utama menuju Desa Pundungsari.
Kondisi tersebut berdampak langsung pada kelancaran transportasi logistik, terutama bagi armada yang mengangkut hasil pertanian menuju luar wilayah Kecamatan Tempursari. Badan jalan yang tergerus air kini berada dalam kondisi rawan sehingga mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Kapolsek Tempursari Iptu Sukirno menjelaskan bahwa bencana longsor di jalur vital ini terjadi pada Minggu (1/3/2026) malam. Hujan lebat yang mengguyur wilayah setempat dalam durasi lama mengakibatkan bahu jalan mengalami retakan hebat sebelum akhirnya ambrol.
“Setelah dapat laporan soal longsoran, sudah kita lakukan pengencekan dan pengamanan di lokasi kejadian,” terang Sukirno, Senin (2/3/2026).
Personel kepolisian segera melakukan sterilisasi area guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas bagi warga yang beraktivitas. Garis polisi dan sejumlah rambu peringatan telah dipasang pada titik koordinat longsor sebagai penanda bagi pengendara agar tetap waspada.
Selain pengamanan fisik, pihak kepolisian juga memberlakukan larangan sementara bagi kendaraan roda empat bermuatan berat untuk melintasi lokasi kejadian. Langkah antisipatif ini diambil guna menghindari penurunan permukaan tanah lebih lanjut yang dapat memutus total badan jalan.
“Jadi, kami imbau kepada pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, agar selalu berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi tanah longsor,” tambahnya.
Pihak Polsek Tempursari saat ini telah berkoordinasi secara intensif dengan jajaran Forkopimcam Tempursari terkait langkah darurat yang harus diambil. Laporan kerusakan juga telah diteruskan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lumajang agar segera dilakukan langkah perbaikan teknis.
“Kami berharap pihak terkait dapat segera melakukan perbaikan agar akses jalan kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ungkap Sukirno. [has/beq]






