Mojokerto (beritajatim.com) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto mengalokasikan dana hibah sekitar Rp27 miliar untuk rumah ibadah di wilayah Bumi Majapahit pada tahun 2026 ini. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung kelancaran aktivitas keagamaan masyarakat di berbagai tempat peribadatan.
“Perlu diketahui Pemerintah Kabupaten Mojokerto pada tahun ini memberikan hibah kepada rumah ibadah kurang lebih Rp27 miliar. Ini untuk membantu proses berjalannya aktivitas ibadah di masing-masing rumah ibadah,” ungkap Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Baiturrahman, Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas.
Bupati yang akrab disapa Gus Barra tersebut juga menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp100 juta khusus untuk Masjid Baiturrahman. Dana tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan keagamaan maupun perbaikan sarana prasarana masjid.
“Kita menyerahkan bantuan hibah Rp100 juta untuk Masjid Baiturrahman. Semoga bantuan tersebut dapat digunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Safari Ramadan 1447 Hijriah ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah beberapa kali digelar di berbagai wilayah Kabupaten Mojokerto,” katanya.
Selain sebagai momentum penyaluran bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pemerintah daerah untuk bertemu langsung dengan masyarakat. Didampingi Wakil Bupati, Forkopimda, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Gus Barra menegaskan pentingnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan warga.
“Pemerintah Kabupaten Mojokerto ingin bertemu secara langsung dan berinteraksi dengan panjenengan semua. Barangkali ada hal-hal yang perlu disampaikan dan didiskusikan,” katanya.
Tak hanya penyerahan hibah, Safari Ramadan kali ini juga menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat. Mulai dari bazar sembako murah, layanan pengobatan dan cek kesehatan gratis, hingga kegiatan buka puasa bersama yang menambah kehangatan suasana kebersamaan di bulan suci.
Melalui program ini, Pemkab Mojokerto berharap dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan warga di lapangan. [tin/ian]






