Mojokerto (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan penambahan kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mojolagres menjadi 300 liter per detik, Kamis (26/2/2026). Tambahan kapasitas 100 liter per detik ini meningkatkan layanan air bersih bagi sekitar 100 ribu jiwa di Mojokerto, Lamongan, dan Gresik.
Peresmian berlangsung di Unit SPAM Mojolagres Losari Barat, Sidoharjo, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Sebelumnya, kapasitas produksi air bersih berada di angka 200 liter per detik.
Khofifah menjelaskan, kebutuhan masyarakat di wilayah yang dilalui SPAM Mojolagres terus meningkat. Karena itu, pada 2025 diinisiasi penambahan kapasitas dari 200 liter per detik menjadi 300 liter per detik.
Pembangunan SPAM Regional Mojolagres sendiri merupakan proyek kolaboratif lintas pemerintah yang dimulai sejak 2012. Pada tahap awal, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum membangun intake, IPA berkapasitas 50 liter per detik, serta jaringan pipa transmisi. Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Timur membangun jaringan distribusi utama.
Tahap berikutnya dilanjutkan dengan pembangunan IPA berkapasitas 150 liter per detik oleh pemerintah pusat serta pengembangan jaringan distribusi oleh pemerintah provinsi dan kabupaten. Dengan tambahan terbaru, total kapasitas kini mencapai 300 liter per detik.
Menurut Khofifah, akses air bersih menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Akses terhadap air bersih akan mendukung pola hidup bersih dan sehat serta menjadi fondasi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ungkapnya.
Pengelolaan instalasi dilakukan oleh PT Air Bersih, sedangkan pendistribusian kepada pelanggan ditangani PDAM di masing-masing daerah, termasuk Mojokerto, Lamongan, dan Gresik. Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Khofifah menyerahkan bantuan 400 drum aspal kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pemeliharaan jalan kabupaten yang rusak di tengah keterbatasan anggaran daerah.
“Daerah ingin memperbaiki jalan, tetapi kerusakan yang ada belum tertutupi APBD. Maka Pemprov mendukung dengan material aspal, sementara pengerjaan dan biaya tenaga kerja ditanggung kabupaten/kota,” jelasnya.
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jatim dalam penguatan infrastruktur air bersih. Ia menilai SPAM Mojolagres strategis untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di Kecamatan Gedeg, Jetis, Kemlagi, dan Dawarblandong.
“Ketersediaan air minum yang layak akan berdampak langsung pada kesehatan, produktivitas, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. IPA SPAM Mojolagres akan kami koordinasikan bersama PDAM agar pelayanan air bersih dapat berjalan optimal dan menjangkau masyarakat secara merata,” pungkasnya. [tin/beq]






