Surabaya (beritajatim.com) – Pertandingan sengit akan tersaji pada pekan ke-23 Super League 2025/2026 saat Borneo FC menjamu Arema FC di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis (26/1/2026) malam. Laga ini menjadi momentum penting bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Tuan rumah datang dengan misi kebangkitan setelah menelan kekalahan 1-2 dari Dewa United pada pekan sebelumnya. Kekalahan tersebut membuat tim asuhan Fabio Lefundes harus segera melakukan evaluasi cepat di tengah jadwal yang padat.
“Dalam beberapa hari terakhir persiapan kami cukup singkat karena tidak ada banyak waktu. Tapi yang terpenting adalah bagaimana pemain bisa tampil baik di pertandingan lawan Arema,” ujar Lefundes.
Pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa faktor waktu menjadi tantangan tersendiri. Meski demikian, ia memastikan tim tetap fokus, termasuk dalam menjaga kondisi fisik pemain di tengah bulan puasa.
“Kami memiliki waktu singkat. Tapi kami dan pemain sudah tahu informasinya, termasuk bagaimana kami mengontrol kondisi selama puasa ini,” ucap mantan pelatih Madura United tersebut.
Persaingan di putaran kedua disebut Lefundes semakin ketat, terutama setelah aktivitas bursa transfer paruh musim mengubah kekuatan banyak tim.
“Untuk pertama kali kami tergusur di posisi tiga, karena selama ini kami konsisten di peringkat atas. Tapi yang harus diingat, klub yang bersaing dengan kami saat ini memiliki anggaran jauh lebih besar. Saya merasa bangga dengan itu,” katanya.
Gelandang Borneo FC, Juan Villa, memastikan tim telah melakukan pembenahan menyeluruh usai laga terakhir.
“Kami harus memperbaiki hal-hal yang tidak berjalan baik di pertandingan terakhir. Waktu kami memang tidak banyak, tapi sekarang kami sudah fokus dan siap,” ujarnya.
Di sisi lain, Arema FC datang ke Samarinda dengan tren yang menjanjikan. Dalam empat pertandingan terakhir, tim berjuluk Singo Edan mencatat tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Pelatih Arema, Marcos Santos, menilai progres timnya terlihat jelas dari performa yang semakin konsisten.
“Kesiapan kami cukup bagus. Arema selalu bermain menyerang dan berusaha mencetak gol. Kami juga memiliki banyak pemain berkualitas yang mengikuti instruksi pelatih, sehingga tim menjadi lebih kuat dan lebih siap,” ungkapnya.
Musim ini, Arema diperkuat sejumlah pemain yang pernah membela Borneo FC, yakni Joel Vinicius, Leo Guntara, dan Gianluca. Kehadiran mereka dinilai menambah kedalaman skuad sekaligus memberi motivasi tambahan dalam laga kontra mantan klub.
Kendati demikian, Marcos tetap mewaspadai kekuatan tuan rumah yang dikenal solid saat bermain di Segiri.
“Borneo adalah tim yang kuat dan dilatih dengan baik oleh Fabio. Mereka juga bermain di kandang. Karena itu, pemain harus selalu siap secara mental dan tetap fokus. Semoga kami bisa bermain bagus,” tambahnya.
Pemain Arema FC, Matheus Blade, menegaskan kesiapan timnya untuk tampil maksimal.
“Kesiapan cukup bagus. Kami respek kepada Borneo FC karena mereka berada di papan atas, tetapi Arema datang ke sini untuk bekerja dan semoga bisa bermain bagus,” katanya. (faw/aje)






