Jakarta (beritajatim.com) – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina sukses membukukan Cost Optimization atau optimalisasi biaya sebesar USD 635 juta sepanjang tahun 2025. Pencapaian fantastis ini bersumber dari penguatan Program Optimus yang menjadi motor penggerak budaya efisiensi sekaligus penguatan kinerja operasi di seluruh wilayah kerja perusahaan.
Program Optimus dirancang untuk mendorong lahirnya inisiatif efisiensi yang berfokus pada penciptaan nilai tambah dan peningkatan produktivitas nasional. Strategi ini memastikan operasional tetap andal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kepatuhan, serta prinsip keberlanjutan.
Implementasi program ini mencakup berbagai langkah strategis mulai dari efisiensi kegiatan produksi dan transportasi hingga optimalisasi penggunaan bahan bakar (fuel). Selain itu, PHE juga melakukan perbaikan proses bisnis melalui sinergi lintas Regional dan Anak Perusahaan guna meningkatkan efektivitas pengadaan.
Program Optimus tidak hanya menekan biaya, tetapi juga mendorong penguatan komersialisasi dan pengembangan peluang bisnis baru. Hal tersebut berdampak langsung pada peningkatan pendapatan perusahaan secara keseluruhan di tengah tantangan industri energi global.
PTH Direktur Utama PHE, Mery Luciawaty, menegaskan bahwa strategi optimalisasi biaya ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan bisnis jangka panjang. Fokus utamanya adalah memastikan setiap inisiatif memberikan dampak nyata terhadap efisiensi operasi secara menyeluruh.
“Cost optimization melalui Program Optimus kami jalankan sebagai strategi penciptaan nilai. Fokusnya bukan sekadar menekan biaya, tetapi memastikan setiap inisiatif memberikan dampak nyata terhadap produktivitas, efisiensi, dan keberlanjutan operasi,” ujar Mery Luciawaty.
Keberhasilan ini mendapat apresiasi resmi dalam ajang “Cost Optimization Appreciation Day 2025 dan Kick Off Cost Optimization 2026 PT Pertamina (Persero)”. Momentum ini sekaligus menjadi titik awal keberlanjutan program efisiensi melalui agenda Kick Off untuk tahun 2026 mendatang.
Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program efisiensi yang terukur sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan yang sehat. Program Optimus dipastikan akan tetap menjadi pilar utama dalam mendukung keberlanjutan kinerja Subholding Upstream di masa depan.
Strategi penciptaan nilai melalui optimalisasi biaya ini terbukti mampu memperkuat ketahanan bisnis energi di level internasional. PHE memastikan operasional tetap berjalan andal guna mendukung kedaulatan energi nasional secara berkelanjutan. [hen/beq]






