New York (beritajatim.com) – New York Knicks melanjutkan momentum positif dengan mengalahkan Chicago Bulls 105-99 dalam lanjutan NBA, Minggu malam waktu setempat. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan buruk Bulls yang kini telah menelan sembilan kekalahan berturut-turut.
Karl-Anthony Towns tampil sebagai motor serangan Knicks dengan mencetak 28 poin dan 11 rebound. Sementara itu, Jalen Brunson menyumbang 19 poin serta sembilan assist untuk memastikan kemenangan tim tamu dalam laga yang berlangsung ketat hingga menit akhir.
Bagi Chicago, hasil ini menjadi rentetan kekalahan terpanjang sejak musim 2018–2019, ketika mereka sempat kalah 10 kali beruntun.
Pertandingan berjalan kompetitif sejak awal. Bulls sempat memimpin hingga delapan poin pada babak pertama dan menutup paruh laga dengan keunggulan tipis 53-52.
Di kuarter ketiga, momentum mulai beralih ke Knicks. Lemparan tiga angka dari Mikal Bridges memicu laju 13-2 yang mengubah arah pertandingan. New York unggul 31-25 pada periode tersebut, sekaligus memaksa Bulls melakukan tujuh turnove lonjakan signifikan dibanding enam kesalahan di dua kuarter awal.
Memasuki kuarter keempat, Chicago bangkit melalui rentetan 8-0 yang membuat mereka berbalik unggul 95-94 dengan kurang dari empat menit tersisa. Collin Sexton dan Matas Buzelis berperan penting dalam fase ini lewat tembakan jarak jauh yang akurat.
Namun, Knicks menunjukkan kedewasaan permainan. Mereka menutup laga dengan laju 11-4, di mana Towns mencetak enam poin krusial. Pebasket berposisi center tersebut kini mencatat setidaknya 20 poin dalam lima pertandingan berturut-turut, menegaskan konsistensinya sebagai pilar utama tim.
Selain Towns dan Brunson, Knicks juga mendapat kontribusi signifikan dari Landry Shamet yang mencetak 16 poin. Josh Hart dan Bridges masing-masing menambahkan 11 poin untuk memperkuat keseimbangan serangan.
Di kubu tuan rumah, Matas Buzelis menjadi pencetak angka terbanyak dengan 15 poin. Guerschon Yabusele membukukan double-double dengan 11 poin dan 13 rebound. Isaac Okoro serta Jalen Smith masing-masing menyumbang 12 poin, sementara Patrick Williams mencatat 10 poin dan delapan assist.
Meski demikian, inkonsistensi di kuarter ketiga dan tingginya turnover menjadi faktor yang kembali merugikan Bulls.
Kemenangan ini memastikan Knicks setidaknya membagi hasil dalam seri empat pertemuan musim reguler melawan Chicago. Bulls pun gagal mengamankan kemenangan beruntun atas New York dalam satu musim, sesuatu yang terakhir terjadi pada 2013.
Secara klasemen, hasil ini menjaga posisi Knicks di papan atas Wilayah Timur sekaligus memperkuat momentum mereka pasca jeda musim. Sebaliknya, Chicago semakin tertekan dalam perburuan tiket playoff dan harus segera menemukan solusi untuk menghentikan tren negatif. (aga)






