Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendeklarasikan situasi tanggap darurat bencana selama dua pekan, 12-26 Februari 2026. Masyarakat diminta tetap tenang.
“Dengan keputusan ini, kami semua BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dan organisasi perangkar daerah serta seluruh elemen masyarakat, TNI, Polri, bahu-membahu menyelesaikan semua persoalan dampak bencana banjir bandang,” kata Kepala BPBD Jember Edi Budi Susilo, Senin (16/2/2026).
Tak hanya penanganan korban, penanganan infrastruktur yang terdampak juga dilakukan. “Berdasarkan rilis dari BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, curah hujan kita sangat ekstrem. Dari 10 tahun terakhir, ini yang tertinggi,” kata Pejabatr Sekretaris Daerah Akhmad Helmi Luqman.
Helmi meminta masyarakat tetap waspada. “Tapi tetap tenang. Kami bersama dan membersamai masyarakat di Kabupaten Jember untuk tanggap darurat. Semua bahu-membahu, siap siaga, menangani bencana,” katanya.
Pemkab Jember akan memetakan skala prioritas yang ditangani pemerintah daerah setempat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Bu Gubernur menyamapiakan kepada Bupati kami untuk mendata sekaligus mempriroitaskan Kabupaten Jember, memperbaiki infrastruktur terdampak,” kata Helmi.
Selain itu, Pemkan Jember juga menyiapkan posko-posko kebencanaan di 31 kecamatan, “Kami juga menyiapkan dapur umum di masin-masing desa dan titik yang terdampak banjir,” kata Halmi.
Banjir melanda 23 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, 12-13 Februari 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember mencatat 7.445 keluarga menjadi korban. Jumlah pengungsi mencapai 557 orang. Sebagian korban adalah kelompok rentan, antara lain 74 orang balita, 82 orang lansia, dan empat orang disabilitas.
Korban terbanyak di Kecamatan Rambipuji, yakni 3.774 keluarga. Disusul Kecamatan Balung (1.581 keluarga), Wuluhan (1.464) keluarga, Bangsalsari (316 keluarga), Kaliwates (220 keluarga), Puger (46 keluarga), Sukorambi (33 keluarga), Panti (6 keluarga), Kalisat (3 keluarga), dan Ajung (2 keluarga). [wir]






