Pamekasan (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan, secara resmi mengeluarkan edaran kegiatan pembelajaran selama Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, khususnya bagi lembaga pendidikan di bawah naungan instansi terkait, mulai dari tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP, baik negeri maupun swasta.
Surat Edaran dengan nomor 400.3/276/432.301/2026 tertanggal 13 Februari 2026, disebar dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia sebagai upaya mewujudkan Profil Lulusan dan 7 (tujuh) Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Hal tersebut sesuai Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Menteri Agama Republik Indonesia, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 5 tahun 2026, Nomor 2 Tahun 2026, Nomor 400.1/857/SJ tentang pembelajaran selama Ramadan Tahun 1447 Hijriyah/2026 Masehi.
Termasuk juga Keputusan Kepala Disdikbud Pamekasan Nomor 400.3/1056/432.301/2025 tentang Kalender Pendidikan Jenjang PAUD, SD, dan SMP Kabupaten Pamekasan Tahun Ajaran 2025/2026, tanggal 2 Juli 2025.
“Berdasar regulasi, setiap pendidik dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun selain kegiatan pembelajaran, setiap sekolah juga harus melaksanakan Pondok Ramadan selama Ramadan 1447 Hijriah,” kata Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto, Sabtu (14/2/2026).
Khusus kalangan non muslim, juga dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan keagamaan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. “Untuk menambah nilai ibadah puasa bagi anak-anak, kami menerapkan pembelajaran tatap muka dengan format pondok Ramadan dengan konsep 9 Cinta; cinta puasa Ramadan, cinta mengaji, cinta menulis, cinta ilmu, cinta Rasul, cinta pondok, cinta digital, cinta lingkungan, dan Cinta Indonesia,” ungkapnya.
“Dalam kegiatan ini, juga diperlukan dukungan dan peran aktif orang tua atau wali murid khususnya pada pembelajaran mandiri, yakni libur awal Ramadan 1447 Hijriah yang berlangsung mulai 18-21 Februari 2026. Di mana para murid melaksanakan pembelajaran di lingkungan masing-masing, baik di rumah, tempat ibadah, atau masyarakat sesuai penugasan dari sekolah,” ungkapnya.
Pembelajaran tatap muka selama Ramadan 1447 Hijriah dilaksanakan di sekolah, diisi dengan kegiatan bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, dan kegiatan sosial yang membentuk karakter mulia dan kepribadian utama; seperti tadarus Qur’an, pesantren kilat hingga kajian keislaman, khusus murid non muslim dianjurkan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani dan kegiatan keagamaan sesuai agama masing-masing.
“Pembelajaran tatap muka selama Ramadan 1447 Hijriah, dimulai dilaksanakan pada 23 Februari hingga 14 Maret 2026. Kegiatan pembelajaran yang semula dimulai pukul 7:00 WIB disesuaikan menjadi pukul 7:30 WIB, durasi jam pelajaran dikurangi 10′ menit setiap satu jam pelajaran, dan kegiatan pembelajaran dilaksanakan hingga pukul 11:30 WIB, kecuali Jum’at hingga pukul 10:00 WIB,” jelasnya.
Sementara untuk libur bersama Idulfitri 1447 Hijriah di lingkungan Disdikbud Pamekasan, dimulai 16-28 Maret 2026 mendatang. “Dan kegiatan pembelaran kembali normal seperti biasa pada 30 Maret 2026,” pungkasnya. [pin/kun]






