Jombang (beritajatim.com) – Di tengah heningnya Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, sebuah ancaman mematikan mengintai di atas atap rumah. Dua sarang tawon vespa—dikenal sebagai salah satu jenis tawon yang paling berbahaya—berada di dua rumah milik Sabar dan Arifin.
Sarang-sarang itu tidak hanya terletak di atas rumah, tapi juga di pohon yang ada di halaman rumah mereka. Keberadaan tawon tersebut jelas menambah keresahan, karena sengatan tawon vespa dapat berakibat fatal.
Rasa khawatir yang menggelayuti kedua pemilik rumah dan warga sekitar akhirnya memaksa mereka untuk mengambil langkah. Mereka tidak punya pilihan selain meminta bantuan kepada Damkarla (Pemadam Kebakaran dan Penyelamat) Kabupaten Jombang untuk menangani masalah yang mengancam keselamatan jiwa ini.
Pada Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, tim dari Pos Damkar Mojoagung segera merespons laporan tersebut. Mereka tahu betul bahwa tugas mereka kali ini tidak akan mudah. Dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, tim pemadam kebakaran dan penyelamatan bersiap menghadapinya.
Pukul 16.00 WIB, tim sampai di lokasi pertama. Dengan penuh kehati-hatian, mereka memanjat atap rumah yang menjadi sarang tawon, sementara beberapa petugas lain berjaga di bawah untuk mengawasi.
Dalam sekejap, api diciptakan untuk mengusir tawon-tawon ganas tersebut, sementara cairan khusus disemprotkan untuk memastikan mereka pergi. Setelah beberapa saat, sarang yang sangat besar berhasil dipindahkan ke dalam karung.
“Semua dilakukan dengan hati-hati agar tidak ada warga yang terganggu atau terluka,” ujar Koordinator Pos Damkar Mojoagung, Rizal Maulana, yang memimpin evakuasi sarang tawon tersebut.
Tim tidak berhenti di sana. Segera setelah menyelesaikan evakuasi sarang tawon pertama, mereka bergeser ke rumah kedua di mana sarang tawon yang lebih besar menunggu. Pukul 17.15 WIB, setelah perjuangan penuh konsentrasi dan risiko, mereka berhasil menyelamatkan rumah tersebut dari ancaman tawon.

Proses evakuasi akhirnya selesai, dan tim kembali ke markas setelah memastikan kedua sarang tawon berhasil dipindahkan tanpa ada korban jiwa. Meski bahaya telah berhasil diatasi, perasaan lega dan rasa terima kasih mengalir dari warga yang merasa aman kembali.
Berkat kerja keras dan kesigapan tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, ancaman yang bisa saja merenggut nyawa kini telah berhasil dijinakkan. Keberanian mereka menjadi bukti bahwa setiap tugas, besar atau kecil, bisa membawa dampak besar bagi keselamatan bersama. [suf]






