Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah terus memperkuat implementasi Program Strategis Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang cerdas, sehat, dan berdaya saing global. Program ini tidak hanya menyasar penerima manfaat, tetapi juga dirancang untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat di daerah pelaksana.
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis kali ini digelar di Gedung Balai Klumprik, Kecamatan Wiyung, Kota Surabaya. Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut diikuti ratusan peserta yang antusias menyambut pelaksanaan program MBG di wilayahnya.
Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, menjelaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari visi besar pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul sejak usia dini. Menurutnya, pemenuhan gizi yang tepat dan seimbang menjadi fondasi utama dalam mencetak individu berkualitas di masa depan.
“Kita semua sepakat untuk mendukung Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yaitu membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, kuat, bermartabat, berdaya saing global, dan tahan banting,” ujar Indah Kurniawati.
Ia menegaskan, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya diukur dari aspek fisik semata, seperti tinggi badan atau penurunan angka stunting. Atas dasar itu, Presiden Prabowo Subianto menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus membentuk Badan Gizi Nasional sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan program strategis tersebut.
“Bapak dan Ibu sekalian diharapkan dapat menjadi bagian dari para pemangku kepentingan atau stakeholders yang menyaksikan langsung proses pelaksanaan program ini, mulai dari hasil produksi petani di ladang, proses pengolahan di dapur atau kitchen, hingga makanan bergizi tersebut tersaji di meja makan anak-anak kita,” paparnya.
Indah menyampaikan, Badan Gizi Nasional mengemban amanah besar untuk membumikan Asta Cita keempat Presiden Republik Indonesia melalui pembentukan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu diakui di tingkat global.
“Program Makan Bergizi Gratis ini diharapkan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi dapat berjalan secara berkelanjutan sebagai investasi strategis menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Ia juga berharap, melalui MBG, generasi muda Indonesia pada tahun 2045 benar-benar siap menjadi penerus bangsa yang memiliki kualitas unggul serta daya saing global.
“Harapan kita bersama, pada 2045 mendatang seluruh anak-anak Indonesia benar-benar siap menjadi generasi penerus bangsa yang berdaya saing dan berkarakter kuat,” imbuhnya.
Sebagai komisi yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, Komisi IX DPR RI memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas hidup dan masa depan sumber daya manusia Indonesia. Oleh karena itu, Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu fokus utama Komisi IX dalam upaya pembenahan dan penguatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Komisi IX DPR RI tidak hanya bersinergi dengan Badan Gizi Nasional, tetapi juga bermitra dengan sejumlah lembaga dan kementerian terkait, antara lain BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau Kemenduk Bangga yang sebelumnya dikenal sebagai BKKBN. [tok/beq]






